Jika Reuni 212 Tak Dapat Izin dari Polisi, Panitia Buat Acara Aksi Super Damai

Jumat, 26 November 2021 11:37 Reporter : Bachtiarudin Alam
Jika Reuni 212 Tak Dapat Izin dari Polisi, Panitia Buat Acara Aksi Super Damai AKSI Reuni 212. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Panitia membenarkan jika Polda Metro Jaya belum mengeluarkan izin keramaian untuk acara Reuni 212 karena adanya sejumlah persyaratan administratif yang belum terpenuhi. Salah satunya rekomendasi dari Satgas Covid-19.

"Ya memang PMJ ini memberikan persyaratan ketika kita mengajukan izin. Salah satunya rekomendasi dari Gugus Tugas Satgas Covid-19," kata Ketua Panitia Reuni 212, Eka Jaya saat dikonfirmasi pada Jumat (26/11).

Selain izin dari Satgas Covid-19, Eka mengatakan jika pihaknya juga menunggu hasil kajian dari Dishub DKI serta Intelkam Polda Metro Jaya untuk bahan rapat teknis pengamanan, sebelum dikeluarkannya izin keramaian.

"Artinya kami masih terus berusaha memenuhi apa yang menjadi persyaratan dari Polda Metro Jaya," sebutnya.

Namun demikian apabila izin tidak dikeluarkan, kata Eka, panitia bakal tetap melaksanakan acara tersebut dengan mengganti konsep menjadi 'Aksi Super Damai', dengan hanya menyampaikan surat pemberitahuan, tanpa surat izin.

"Tetap gelar di Patung Kuda. Kalau memang izin tidak diberikan juga maka kami akan melakukan aksi damai atau aksi super damai lah. Tetapi itu kan nanti akan ada orasi-orasi dari mobil-mobil komando mungkin," sebutnya.

Sedangkan, jika izin keramaian gelaran Reuni 212 dikeluarkan Polda Metro Jaya, panitia akan membuat serangkaian acara sebagaimana konsep yang sudah disiapkan.

"Membuat panggung permanen yang isinya acara-acara yang sudah kita lakukan seperti tausiyah, ceramah agama, maulid dan juga seni musik yang bernuansa Islamih untuk menyejukan melepas kangen kawan-kawan alumni," jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya belum mengeluarkan izin keramaian terhadap kegiatam kegiatan aksi Reuni 212, meski surat permohonan tersebut telah dilayangkan Persatuan Alumni (PA) 212.

"Sudah ada yang ajukan (surat) yaitu pada Kamis 18 November 2021 ini diajukan pada kita," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Kamis (25/11).

Adapun alasan belum dikeluarkan izin keramaian tersebut, lanjut Zulpan, karena ada persyaratan administrasi yang belum dilengkapi. Salah satunya surat rekomendasi dari Satgas COVID-19.

"Iya salah satunya itu ( syarat rekomendasi Satgas Covid-19)," singkatnya.

Adapun alasan surat rekomendasi dari Satgas Covid itu diperlukan, mengingat masa pandemi saat ini, yang adanya kegiatan keramaian sangat berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

Sementara, Zulpan menyampaikan untuk panitia masih memiliki tenggat waktu guna melengkapi syarat tersebut yang wajib dipenuhi, sebelum terselenggaranya kegiatan Reuni 212.

"Ya sebelum kegiatan tentunya," singkat Zulpan. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini