Jika jadi wapres, Cak Imin janji tuntaskan kasus penyerangan Novel Baswedan

Rabu, 1 Agustus 2018 16:41 Reporter : Hari Ariyanti
Jika jadi wapres, Cak Imin janji tuntaskan kasus penyerangan Novel Baswedan romahurmuziy dan muhaimin iskandar. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pada saat kampanye Pilpres 2014, Presiden Jokowi berjanji akan menuntaskan berbagai kasus pelanggaran HAM berat yang masih menjadi beban sejarah di negeri ini. Namun menjelang lima tahun kepemimpinan Jokowi-JK, janji itu belum berhasil diwujudkan.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kasus pelanggaran HAM berat akan tuntas jika ia yang akan menjadi wakil presiden mendampingi Jokowi pada periode selanjutnya. Termasuk juga kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan akan ia tuntaskan.

"Tunggu saya jadi wapres," ujarnya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/8).

Cak Imin menegaskan bahwa semua janji Jokowi yang belum terlaksana akan dituntaskan jika ia yang dipilih sebagai cawapres. Sampai saat ini masih optimis bakal dipilih Jokowi sebagai cawapres.

"Harus nunggu saya jadi wapres beres semua," ujarnya.

Cak Imin hadir di Gedung Joang 45 untuk menyerahkan penghargaan kepada para pejuang kemanusiaan yang digagas Komite Nasional Penegak Konstitusi (KNPK). Sedianya salah satu pejuang yang akan diberikan penghargaan ialah Munir Said Thalib. Namun istri Munir, Suciwati menolak penghargaan itu sebagaimana diunggah di akun Facebooknya, Suci Wati.

Suciwati menyebut Cak Imin memanfaatkan isu HAM untuk kepentingan politis. Di status itu, Suciwati juga mengunggah gambar acara penghargaan yang memuat foto Cak Imin.

Menanggapi ini, Cak Imin mengatakan acara tersebut bukan inisiatif dirinya melainkan KNPK. "Ini bukan inisiatif saya. Kalau saya yang berinisiatif mungkin bisa saya dianggap mempolitisir. Ini insiatif KNPK," jelasnya.

Ia juga mengaku telah meminta maaf ke Suciwati. "Saya sudah mohon maaf kepada Mbak Suci. Ternyata miskomunikasi, enggak masalah, kami akan berusaha terus terbaik," ujarnya. Ia mengatakan terjadinya miskomunikasi karena panitia tak menghubungi Suciwati terkait acara ini. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini