Jenguk Habib Bahar, Fadli Zon Tak Lihat Billy Sindoro di Sel Polda Jabar

Kamis, 31 Januari 2019 15:43 Reporter : Aksara Bebey
Jenguk Habib Bahar, Fadli Zon Tak Lihat Billy Sindoro di Sel Polda Jabar Pemeriksaan Billy Sindoro. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Terdakwa dugaan kasus suap Meikarta, Billy Sindoro yang dititipkan di tahanan Polda Jabar disebut tidak ada di tempat. Hal ini diungkap oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.

Kebetulan, Fadli saat itu hendak menjenguk tersangka penganiayaan, Habib Bahar bin Smith. Nah, di sebelah sel Bahar, yakni tempat Billy Sindoro. Namun saat dilihat, Fadli Zon, sel tempat Billy dikurung kosong.

"Baru saja menjenguk Habib Bahar Smith di tahanan Polda Jabar sebagai tindak lnjut pengaduan pengacara dan keluarganya. Di sebelahnya tahanan Billy Soendoro, tapi yang bersangkutan tak ada di tempat," tulisnya pada Kamis (31/1) siang.

Rupanya, Billy diketahui tengah izin berobat. Hal itu diungkapkan oleh polisi yang bertanggung jawab menjaga Billy di tahanan.

"Pada saat kunjungan beliau (fadli zon), yang bersangkutan (Billy Sindoro) kan baru selesai persidangan berturut-turut kan. Nah itu kemungkinan secara fisiknya menurun, berobat di sini. Di klinik di belakang masjid Polda Jabar. Berobat. Pas di samping ga ada ya karena berobat," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Kamis (31/1).

Disinggung mengenai posisi kamar tahanan Billy Sindoro berada berdampingan dengan Bahar bin Smith, Truno mengaku tidak mengetahui secara jelas. Namun, ia memastikan bahwa sel tersebut kecil dan antar tahanan tidak bisa saling melihat.

"Kalau teknis saya enggak tahu. Tapi yang jelas itu kan (sel) kecil saja, enggak bisa saling tahu dan lihat," ucapnya.

"Prinsipnya begini saja, kita kan Polri memberikan pelayanan kesehatan juga. Kita kan punya dokter. Termasuk kemarin Bahar Smith kan juga sama. Kita punya dokter. Semuanya punya hak sama untuk medis," pungkasnya.

Seperti diketahui, Billy Sindoro menjadi terdakwa perkara suap terkait perizinan proyek Meikarta kepada pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia menyuap sebesar Rp 16.182.020.000 dan SGD 270.000 yang juga mengalir ke Neneng Hassanah Yasin sebagai Bupati Bekasi.

Billy Sindoro tengah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung dan dititipkan ditahan di Polda Jabar selama proses pengadilan. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini