Jenazah Santoso teridentifikasi dari pemeriksaan fisik

Selasa, 19 Juli 2016 14:31 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Jenazah Santoso teridentifikasi dari pemeriksaan fisik Jenazah diduga Santoso. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi memastikan satu dari dua jenazah yang tewas dalam baku tembak di Poso adalah Santoso alias Abu Wardah. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan identifikasi luar.

"Dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, saya selaku kepala operasi menyatakan bahwa hasil kontak tembak kemarin (18/7) sekitar jam 17.00 sampai 18.30 salah satunya adalah DPO gembong teroris Santoso," kata Kepala Operasi Tinombala, Kombes Pol Leo Bona Lubis di Palu, Selasa (19/7), dikutip dari Antara.

Sementara satu jenazah lainnya adalah Mochtar. "Ini hasil identifikasi luar," ungkap Leo.

Leo juga mengatakan, untuk kepentingan penyelidikan polisi masih menunggu sampel DNA dari pihak keluarga yang saat ini dalam perjalanan menuju Palu.

Dia menjelaskan, sejak operasi Tinombala berlangsung Januari 2016 kelompok pengikut Santoso sudah terpecah. Tujuh di antaranya ikut dalam kelompok Santoso sementara lainnya ikut dalam kelompok Basri.

Menurut Leo kontak senjata antar kelompok Santoso dengan aparat terjadi di salah satu hutan lebat di Tambarana, Poso Pesisir, sekitar 10 kilometer dari Polsek Poso Pesisir Utara. Diperkirakan kontak tersebut berlangsung dari pukul 17.00 WITA sampai pukul 18.30 WITA.

"Dari ciri-ciri fisik diperkuat lagi dengan keluarga dari tersangka DPO," ujarnya.

Aparat juga menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata jenis M16, empat buah magazine, telepon genggam merek Samsung, empat buah kartu telepon, dan sejumlah alat masak, pakaian dan tenda. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini