KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Jenazah Kolor Ijo diserahkan ke keluarga, satu tahanan masih buron

Jumat, 19 Mei 2017 21:18 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Tahanan Lapas Klas I Makassar. ©2017 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Iqbal alias Kolor Ijo (34), warga Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, terpidana mati kasus pembunuhan dan pemerkosaan puluhan perempuan akhir tahun 2016 lalu tewas ditembak anggota Jatanras Polrestabes Makassar, Kamis (18/5) di dalam hutan Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur. Jenazahnya tiba di RS Bhayangkara, Makassar, Jumat (19/5) petang.

Kedatangan jenazah terpidana berstatus titipan di Lapas Klas I Makassar yang kabur bersama dua tahanan lain sekamarnya ini disaksikan langsung oleh Kakanwil Kemenkum HAM Sulsel, Sahabuddin Kilkoda dan Kepala Lapas Klas I Makassar, Marasidin Siregar. Setelah jenazah dibersihkan, langsung diserahkan pihak kepolisian ke pihak Lapas dibuktikan dengan penandatanganan berita acara penyerahan.

Kakanwil Kemenkum HAM Sulsel, Sahabuddin Kilkoda mengatakan, setelah jenazah Kolor Ijo diterima dari pihak kepolisian, pihaknya juga langsung serahkan ke pihak keluarga.

"Sementara satu tahanan kabur yang berhasil tertangkap dalam keadaan hidup (Rizal Budiman), kembali akan dijebloskan ke tahanan," kata Salahuddin Kilkoda.

Saat ditanya hasil pemeriksaan delapan petugas Lapas, Kakanwil Kemenkum HAM Sulsel ini mengaku belum ada hasil karena pemeriksaan masih dilakukan di Jakarta. Adapun soal satu lagi tahanan yang kabur bersama Kolor Ijo bernama Muhammad Tajrul (31), hingga saat ini belum ditemukan.

"Yang satu ini (Muhammad Tajrul) masih kita kejar. Dia terpisah dengan dua tahanan kabur itu saat berada di dalam hutan. Perintah Kapolda Sulsel turun ke Kapolrestabes Makassar bahwa tahanan ini harus ditemukan secepatnya," kata Kompol Tri Hambodo, pelaksana tugas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar yang juga ditemui di RS Bhayangkara.

Diberitakan sebelumnya, Kolor Ijo adalah pelaku pembunuhan dan pemerkosaan puluhan perempuan di Kabupaten Luwu Timur dengan cara mengendap malam-malam masuk ke rumah. Selain memerkosa, Kolor Ijo juga menusuk alat vital korbannya dengan pisau. Dia divonis mati di Polres Luwu Timur kemudian dititip ke Lapas Makassar.

Sepekan lalu, Kolor Ijo sepakat melarikan diri bersama dua orang terpidana penjara seumur hidup bernana Rizal Budiman dan Muhammad Tajrul. Kedua tahanan itu adalah rekan satu sel Kolor Ijo. Mereka berhasil kabur dari Lapas setelah menggergaji teralis besi ventilasi ruang tahanan.

Kolor Ijo berhasil ditangkap setelah terlebih dahulu Rizal Budiman tertangkap di Poso, Sulawesi Tengah dan diamankan di Polres Poso. Setelah itu, Rizal dijemput untuk pengembangan. Dari hasil pengembangan inilah akhirnya jejak Kolor Ijo ketahuan yang masih bersembunyi dalam hutan.

Adapun Muhammad Tajrul, satu lagi tahanan yang masih buron, Kompol Tri Hambodo menghimbau agar yang bersangkutan menyerahkan diri.

"Diharapkan kepada pihak keluarga buron ini untuk mengupayakan agar diserahkan ke pihak kepolisian karena bagaimana pun pasti akan tertangkap juga," kata Kompol Tri Hambodo. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kolor Ijo

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.