Laporan dari Arab Saudi

Jemaah Haji Senang Pemondokan di Madinah Dekat Masjid Nabawi

Kamis, 9 Juni 2022 17:51 Reporter : Lia Harahap
Jemaah Haji Senang Pemondokan di Madinah Dekat Masjid Nabawi Jemaah Haji di Madinah. ©2022 Merdeka.com/Lia Harahap

Merdeka.com - Kedatangan jemaah haji gelombang pertama di Madinah sudah memasuki hari keenam. Selama di Madinah, jemaah menginap di 29 hotel yang terbagi dalam tiga sektor di wilayah Markaziyah.

Hermansyah, salah satu jemaah bercerita bagaimana layanan selama di penginapan. Menurut dia, penginapan yang didapat cukup baik meski di awal kedatangan sempat ada sedikit kendala terkait pembagian kamar.

"Sempat ada kendala, tapi Alhamdulillah setelah dikoordinasikan dengan baik, jemaah bisa dapat kamar. Yang penting sabar, ikhlas, Insya Allah itu bisa berjalan baik," ungkap jemaah Herman, saat ditemui di penginapannya, Kamis (9/6).

Dia sangat bersyukur dengan fasilitas yang didapat di kamar hotel. Apalagi, jarak dari hotel ke Masjid Nabawi tidak terlalu jauh. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

"Fasilitas sudah cukup Alhamdulillah, air enggak macet, kamar mandi bersih, lokasi ibadah hotel juga dekat dengan Masjid Nabawi. Jadi sekalian latihan jalan untuk nanti puncak haji," katanya.

Herman juga bersyukur lebih kurang tiga hari berada di Madinah tidak ada kendala terkait konsumsi. "Makan Alhamdulillah luar biasa, makan sehari tiga kali, selalu ontime," ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Daerah Kerja Madinah, Amin Handoyo, meminta jemaah memahami bila mana ada beberapa keadaan yang mungkin saja menjadi kendala di awal kedatangan.

"Namanya hotel saat musim haji beda dengan hotel tidak melayani haji. Kalau hotel biasa satu kamar melayani dua orang per kamar. Tapi ketika haji, hotel tidak berdasarkan surat izin dari pariwisata, tapi surat izin dari kementerian haji. Nah standar kenyamanan hotel standar haji dan pariwisata berbeda," jelas Amin.

"Oleh sebab itu, jemaah diminta memahami kondisi yang ada, karena kapasitas hotel lebih sedikit dari kapasitas jemaah. Sehingga standar kenyamanan berbeda dengan kenyamanan dalam konteks wisata atau umrah," tutup Amin.

Seperti diketahui, jemaah berada di Madinah selama lebih kurang sembilan hari. Ada enam pemondokan jemaah di sektor satu. Yakni Taba Tower Hotel, Jewar Al Saqefah, Andalus Palace 3, Madinah Concorde, Safwag Al Madianh dan Grand Plaza Madinah.

Sementara di wilayah sektor dua terdapat 10 hotel. Yakni Arjuwan Al Dzahabi, Tiba Rose, Gues Oasis Time, Royal Al Saadah, Golden Hayah, Amjad Salam, Golden Manazil Al Falah, Mirage Al Salam dan Riyadh Al Zahra.

Kemudian di wilayah sektor tiga ada 13 pemondokan. Yakni Hayah Taibah, Diyar Al Salam Silver, Silver Taba Tower, Diyar Al Nakhil, Silver Hayah Al Salam, Salam Mar Mara. Lalu ada Loloat Madinah, Sama Al Masi, Manazil Al Taqwa, Arjuwan Al Salam, Madinah Arjuwan, Jewar Taibah dan Muhammadiyah Zahra.

Baca juga:
Kota Solo Kirim 268 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci
WA Center Haji Beroperasi 24 Jam, Begini Alur Proses Pelaporan yang Masuk
Jemaah Haji Embarkasi Jakarta Mulai Nikmati Layanan Fast Track di Madinah
Pesan Kemenkes untuk Petugas dan Jemaah Haji: Patuhi Prokes dan Sering Minum
Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Kedapatan Bawa Joran Pancing hingga Uang Rp150 Juta
Sempatkanlah Berziarah ke Jabal Uhud dan Masjid Quba Ketika Berada di Madinah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini