KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Jemaah haji Indonesia diimbau tidak berfoto dengan unta

Sabtu, 12 Agustus 2017 21:42 Reporter : Muhammad Hasits
Jemaah haji Indonesia gelombang kedua tiba di Jeddah. ©2017 dok. foto Kemenag

Merdeka.com - Tim kesehatan haji mengimbau kepada jemaah Indonesia agar tidak berfoto dengan unta. Karena hewan unta diprediksi sebagai medium penularan virus coronavirus (MERS). MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona. Asal virus korona belum diketahui secara pasti, tapi para pakar menduga bahwa virus ini kemungkinan besar berasal dari unta yang tinggal di Arab Saudi dan sekitarnya.

"Selalu mencuci tangan dan jangan mendekati unta karena unta diprediksi sebagai medium penularan Mers-CoV. Kami sarankan agar jemaah haji jangan berfoto dengan unta," kata Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) Haji Kementerian Kesehatan Eka Jusuf Singka kepada tim Media Center Haji (MCH) melalui pesan WhatsApp di Madinah, Sabtu (12/8).

Eka mengatakan, jemaah diharapkan mengenakan masker untuk mencegah penularan. Selain itu, tim kesehatan haji telah melibatkan 30 Tim Promosi Preventif yang selalu menekankan kepada jemaah haji agar selalu hidup bersih dan sehat.

Sementara Kasi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dokter Edi Supriyatna mengatakan, tim kesehatan akan memberikan pemahaman kepada jemaah haji agar terhindar dari penyakit berbahaya. “Kami telah memiliki TPP dan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melakukan pertolongan gawat darurat dan pengendalian faktor risiko dari semua penyakit yang yang ada di Arab Saudi. Jadi bukan hanya untuk penyakit Mers-CoV saja,” paparnya.

Sebelumnya dilansir dari Arab News, Sabtu (12/8), seorang pria Arab Saudi berusia 58 tahun dan pria ekspatriat pria, 50, wafat karena sindrom pernapasan di Timur Tengah. "Satu warga Arab Saudi dan satu lagi ekspatriat. Lokasi keduanya berada di luar kota haji, tepatnya di sebelah utara Saudi,” jelas Eka.

Ada dua kasus lagi yang menimpa dua wanita ekspatriat berusia 38 dan 42 tahun di Provinsi Al Jouf. “Kota tempat korban Mers-CoV adalah Hail dan Khamis Mushayt,” ujarnya. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Haji 2017
  2. Haji
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.