Laporan dari Arab Saudi

Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Koper Bagasi saat Pulang ke Tanah Air

Sabtu, 25 Juni 2022 14:30 Reporter : Lia Harahap
Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Koper Bagasi saat Pulang ke Tanah Air Jemaah haji mengambil air zamzam. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Air zamzam menjadi salah satu oleh-oleh yang sangat ingin dibawa jemaah haji dari tanah suci. Namun, aturan membawanya diperketat mulai tahun ini.

"Kami mengimbau jemaah tidak sekali-kali memasukkan air zamzam (dalam koper bagasi). Karena ini berdasarkan regulasi keselamatan dan standar penerbangan internasional," kata Kepala Seksi Layanan Kedatangan dan Kepulangan Daerah Kerja Bandara Edayanti Dasril di Bandara Jeddah, Sabtu (25/6).

Pada tahun-tahun sebelumnya, kata Edayanti, jemaah masih diperbolehkan untuk membawa zamzam kemasan botol kecil. Tetapi mulai tahun ini, bila ada yang ketahuan membawa air zamzam, siap-siap dipenalti. Bukan hanya jemaah dan pemerintah, maskapai penerbangan juga akan diberi sanksi.

"Kalau tahun sebelumnya masih kita excuse soal bawa botol kecil zam zam maksimal tiga (botol), masih bisa kami bolehkan. Tapi tahun ini, kami dapat edaran dari otoritas penerbangan yang isi edarannya sangat keras," kata Edayanti.

Sebagai gantinya, jemaah akan mendapatkan 5 liter air zamzam secara gratis dari pemerintah yang akan diberikan saat jemaah tiba di embarkasi asal. Saat ini proses pengirimannya dari Arab Saudi ke Tanah Air sedang berlangsung.

"Ada beberapa yang sudah sampai di embarkasi. Aman. Setiap jemaah dapat zamzam 5 liter secara gratis dari pemerintah," ujar Edayanti.

Selain air zamzam, jemaah diminta tidak memasukkan barang berbahaya lainnya, seperti benda tajam, bahan mudah meledak, dan cairan. Cairan apabila bocor akan merusak dan mengganggu keselamatan penerbangan.

2 dari 2 halaman

Bagasi Jemaah Maksimal 32 Kg

Dalam kesempatan yang sama, Edayanti menambahkan, berat bagasi jemaah maksimal 32 kg. Selain itu, jemaah hanya bisa membawa tas dengan logo maskapai yang diberikan secara resmi ke kabin.

"Bagasi sudah di-set up 32 Kg dan bisa diisi apa pun, sepanjang tidak diisi dengan air. Jemaah juga hanya boleh bawa tas yang diberikan oleh pihak penerbangan Saudi Airlines yang berlogo," ucapnya.

"Kalau rusak, komunikasikan dengan daker (daerah kerja) masing-masing. Kami sudah menyiapkan koper cadangan," lanjut Edayanti. [yan]

Baca juga:
Data per 25 Juni: 65.134 Jemaah Haji Indonesia Sudah Berada di Arab Saudi
Saran Dokter untuk Jemaah Haji Komorbid Diabetes: Gunakan Alas Kaki Nyaman
Jemaah Haji Harus Perhatikan Ini Bila Menyeberang Jalan di Mahbas Jin Mekkah
Kriteria Jemaah Bisa Dibadalkan Haji dan Tahapannya
DPR Usul Indonesia Punya Rumah Sakit di Tanah Suci

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini