Jelang Pilkada, Ketua MUI imbau ulama jaga perdamaian

Rabu, 13 Juni 2018 04:32 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ketua MUI Maruf Amin. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin mengimbau para peserta politik bertarung secara elegan dalam konstelasi Pilkada 2018. Dia ingin para bakal calon beradu gagasan bukan saling mencerca satu sama lain.

"Saya kira di lapangan itu harus santun, jangan menjelekkan lawan politik tapi gimana dia menjual dirinya dan programnya sehingga nggak menimbulkan ketegangan. Oleh karena itu, harus bisa nahan emosi untuk tidak menyerang kompetitornya," katanya di kantor MUI, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (12/6).

Dia juga meminta tiap paslon bersikap sportif dan menerima kekalahan untuk menjaga suasana tetap damai. Ma'aruf juga mengimbau para tokoh agama ikut andil untuk membuat suasana tetap kondusif.

"Kedua harus bisa nerima kalah ataupun menang, menang atau kalah kita harus siap untuk ajak pendukungnya agar bisa terima. Kesepakatan pemilu damainya dipegang. Saya minta para tokoh masyarakat dan ulama ikut menjaga perdamaian ini, jangan malah kiai ikut memanas-manaskan, kiai harus tetap dingin, jangan ikut panas," ujarnya.

Lebih lanjut, Ma'aruf pun meminta kepada paslon maupun partai politik untuk tidak memanfaatkan zakat yang disisipi atribut kampanye.

"Imbauannya zakat itu jangan dikaitkan soal Pilkada apakah itu masuk dikaitkan Pilkada atau nggak itu Bawaslu yang mengatur, jangan sampai nanti ada zakat yang disematkan stiker atau atribut yang berbau politis, saya kira itu," tandasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini