Jelang Mudik 2019, Jadwal Perjalanan KA Pangrango Bogor-Sukabumi Ditambah

Selasa, 14 Mei 2019 13:27 Reporter : Radeva Pragia Bempah.
Jelang Mudik 2019, Jadwal Perjalanan KA Pangrango Bogor-Sukabumi Ditambah Beli Tiket Kereta Api Tambahan Lebaran Semakin Mudah via Online. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah rangkaian perjalanan KA Pangrango relasi Bogor-Sukabumi jelang mudik Lebaran 2019. Penambahan kereta tersebut ditandai dengan diluncurkannya perjalanan perdana KA Pangrango tambahan di Stasiun Bogor, Selasa (14/5).

Executive Vice President PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Dadan Rudiansyah mengatakan, KA Pangrango tambahan ini memiliki kapasitas penumpang sebanyak 474 tempat duduk dalam satu rangkaian.

Rinciannya, kata Dadan, 50 tempat duduk untuk satu kereta eksekutif dan 424 untuk empat kereta ekonomi.

"Jadi selama ini perjalanan KA Pangrango untuk melayani penumpang dari Bogor-Sukabumi hanya bisa enam kali perjalanan dalam satu hari, sekarang menjadi 12 kali perjalanan," ungkap Dadan.

Dadan menambahkan, harga tiket untuk KA Pangrango tambahan ini sama dengan harga KA Pangrango eksisting, yaitu Rp 80 ribu untuk eksekutif dan Rp 35 ribu untuk ekonomi.

Dadan juga menyebut, animo masyarakat pengguna jasa KA Pangrango cukup tinggi. Dari data yang dimilikinya, rata-rata okupasi KA Pangrango pada akhir pekan bisa mencapai hampir 100 persen. Sedangkan di hari kerja bisa mencapai 80-90 persen.

Dengan adanya tambahan jadwal KA Pangrango ini, pihaknya berharap masyarakat dapat mudah melakukan perjalanan dari Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya.

"Saya harap ini jadi jawaban untuk masyarakat yang mencintai kereta api. Selain itu, kereta api ini juga ditujukan untuk masyarakat yang hendak melakukan perjalanan rekreasi karena Kota Bogor dan Sukabumi sudah terkenal dengan objek wisatanya," terangnya.

KA Pangrango tambahan ini ditarik menggunakan Lokomotif CC300 yang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (Inka).

Kelebihan dari Lokomotif CC300 ini cocok digunakan di medan pegunungan yang berkelok dan menanjak seperti jalur kereta Bogor-Sukabumi.

Selain itu, CC300 dinilai lebih mampu menerjang banjir, sebab batas toleransi ketinggian air maksimal 25 sentimeter.

"Ini didesain lebih tinggi. Yang biasa kita pakai itu kalau ada air 10 sentimeter itu bisa kena langsung motornya. Kalau sekarang lebih tinggi, jadi lebih kuat," sebut Dadan.

Dadan menuturkan, pihaknya juga melakukan pemantauan di beberapa titik rawan bencana di jalur kereta Bogor-Sukabumi. Kata Dadan, ada sembilan titik rawan longsor dan amblas di jalur tersebut. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini