Jelang libur Natal, masih ada bus tidak laik beroperasi

Minggu, 20 Desember 2015 17:29 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Jelang libur Natal, masih ada bus tidak laik beroperasi Pemeriksaan bus jelang libur Natal. ©2015 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2016, masih ditemukan bus Antarkota Dalam Provinsi dan Antarkota Antar Provinsi tidak layak jalan. Paling tidak, sekitar lima persen dari 1.100 bus tersedia di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Jawa Barat diminta dibenahi supaya penumpang bisa merasa aman dan nyaman saat di perjalanan.

Hal itu diketahui saat Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, badan Narkotika Nasional Provinsi Jabar, dan Dirlantas Polda Jabar menggelar pemeriksaan bus di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Minggu (20/12).

"Ada sekitar lima persen yang keadaan bisnya tak laik jalan. Untuk itu kita sarankan PO mereka untuk memperbaiki terlebih dahulu agar bisa beroperasi kembali," kata Kadishub Jabar, Dedi Taufik, di sela-sela pemeriksaan.

Bukan cuma kelaikan dari segi kendaraan, tim gabungan juga memeriksa surat-surat dan kondisi sopir. Dari segi kendaraan, pemeriksaan meliputi fungsi pengereman, ban, lampu-lampu, dan perangkat lain mesti berfungsi.

"Selain fisik kendaraan, SDM-nya, sopir, harus sehat. Makanya dites urine. Kita pun harus menyiapkan sopir cadangan. Selanjutnya siap administrasi. SIM dan STNK harus benar-benar siap. Uji KIR pun harus lengkap," ujar Dedi.

Menurut Dedi, kecelakaan disebabkan human error atau kesalahan manusia memang kerap terjadi. Di sopir lah, nyawa para penumpang itu dititipkan.

"Jadi sopir pun harus benar-benar fit, tidak begadang sebelum bertugas ataupun menggunakan zat-zat yang dilarang, seperti narkoba atau lainnya," ucap Dedi.

Dedi mengaku tidak bisa main-main bila memang ditemukan bis atau sopir yang tidak laik jalan. "Kita kembalikan ke poolnya dan diganti dengan kendaraan atau supir yang sehat," tambah Dedi.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Sugihardi mengatakan, pihaknya pun membuat titik pemeriksaan (check point) buat pemeriksaan kendaraan dan pengemudi. "Pemeriksaan tersebut meliputi kesehatan pengemudi. Apakah di bawah pengaruh alkohol atau narkoba. Kendaraan layak jalan atau tidak. Diharapkan bisa menjamin keselamatan penumpang," kata Sugihadi.

Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, polisi menggelar Operasi Lilin Lodaya 2015 dan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya Dinas Perhubungan.

"Diharapkan dengan gelar Operasi Lilin 2015, masyarakat yang merayakan Natal, tahun baru, dan liburan pun nyaman," ujar Sugihadi. [ary]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini