Jelang lebaran, kalender berlogo palu-arit beredar di Singkawang

Sabtu, 2 Juli 2016 15:58 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Jelang lebaran, kalender berlogo palu-arit beredar di Singkawang percetakan kalender. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Warga Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kini resah karena peredaran kalender tahun China yang di dalamnya terdapat lambang palu dan arit. Penanggalan itu mulai beredar pada 1 Juli, bertepatan dengan hari lahir Partai Komunis China.

Polres Singkawang sudah menyita kalender berlambang palu dan arit itu buat diselidiki.

"Ada sekitar puluhan yang kita sita, baik dari perorangan, pertokoan, dan sebagainya yang berada di wilayah Gang Nelayan, Diponegoro, dan Setia Budi. Bahkan ada juga masyarakat yang menyerahkannya langsung kepada pihak kepolisian, setelah mengetahui hal itu," kata Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa, di Singkawang, Sabtu (2/7).

Sandi mengimbau masyarakat masih menyimpan kalender berlambang palu arit itu segera menyerahkannya secara sukarela kepada polisi. Dia meyakinkan, sampai saat ini Singkawang masih tetap kondusif. Dia juga sudah menggelar pertemuan dengan beberapa tokoh pemuda, dan mereka menjamin tidak akan ada kegiatan penyisiran atau hal-hal lain.

"Mengingat sekarang ini masih dalam bulan Ramadhan, dan tidak lama lagi akan menghadapi Idul Fitri, saya harapkan kita masing-masing saling menjaga. Maraknya kalender China berlambangkan palu dan arit yang sudah menyebar di kota ini merupakan kalender umum, yang sifatnya hanya bisa ditempel dan ditaruh di mana saja. Jadi itu merupakan kalender umum," ujar Sandi.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Syech Bandar, meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan peredaran kalender berlambang palu arit.

"Saya minta masyarakat Singkawang untuk tidak terprovokasi. Tetap harus tenang dalam menyikapi hal ini," kata Bandar, seperti dilansir dari Antara.

Bandar meminta masyarakat menyerahkan hal ini kepada polisi. "Kita tunggu saja bagaimana Polres bergerak dalam menyelidiki apa makna dan maksud di balik semua itu," ujar Bandar.

Bandar berharap beredarnya kalender tahun China berlambang palu arit itu tak membikin Singkawang bergolak. Apalagi, Kota Singkawang tidak lama lagi akan menggelar pemilihan kepala daerah.

"Jangan sampai ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momen ini. Saya berharap jangan sampai terulang kembalilah sejarah-sejarah masa lalu di negara kita ini," lanjut Bandar. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Razia Palu Arit
  3. PKI
  4. Singkawang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini