KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

J.E Sahetapy: pihak yang ingin mengebiri KPK pengkhianat bangsa

Senin, 1 Oktober 2012 23:08 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Gedung KPK. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pakar hukum pidana JE Sahetapy mengatakan saat ini ada pihak-pihak yang ingin memangkas wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sahetapy menilai pihak-pihak tersebut merupakan para pengkhianat bangsa dan kaki tangan koruptor.

"Siapa yang ingin mengebiri KPK, termasuk wakil rakyat walau berselubung kekuasaan. Mereka kaki tangan koruptor dan pengkhianat bangsa," kata J.E. Sahetapy dalam jumpa pers usai berdiskusi dengan pimpinan KPK di Jakarta, Senin (1/10) malam.

Menurut JE Sahetapy, KPK yang dibentuk sepuluh tahun lalu, merupakan hasil dari dua penegak hukum di negeri ini yang tidak becus menangani kasus-kasus korupsi pada zaman reformasi. Dua lembaga yang dinilai setengah hati dalam memberantas korupsi tersebut yakni Kejaksaan Agung dan Polri.

"Saya belum lihat sampai saat ini mereka (Kejaksaan Agung dan Polri) serius menangani korupsi," lanjut JE Sahetapy.

Pada kesempatan itu, JE Sahetapy juga mengatakan kemelut penyidikan antara KPK dan
Polri terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator bukanlah masalah yuridis.
Dikatakan Sahetapy, hal itu lebih kepada konflik kepentingan. Dan menurutnya, Kapolri
seharusnya menyadari hal itu.

"Kapolri harus sadar. Kasus simulator SIM conflict of interest (konflik kepentingan)," ujarnya.

Terakhir, dia sempat mengambil contoh VOC dalam urusan pemberantasan korupsi. Sahetapy mengatakan kongsi dagang milik Kerajaan Belanda itu hancur karena korupsi. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Revisi UU KPK

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.