Jarak pandang 30 meter, penerbangan Pekanbaru masih terganggu asap

Senin, 7 September 2015 14:10 Reporter : Abdullah Sani
Jarak pandang 30 meter, penerbangan Pekanbaru masih terganggu asap Kabut asap pekanbaru. ©2015 merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Baik masyarakat maupun dunia penerbangan sama-sama mengalami kerugian akibat kabut asap kiriman dari Sumatera Selatan dan Jambi ke Riau. Bagaimana tidak, Senin (5/9) pagi tadi sejak pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB jarak pandang sempat hanya 30 meter.

"Parah sekali pagi tadi, tidak satupun yang berani terbang, jarak pandang hanya 30 meter. Akibatnya tidak hanya maskapai lain, Garuda saja menunda keberangkatan sampai jarak pandang di atas 1000 meter," ujar kepala Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Dani Indra saat dihubungi merdeka.com, Senin (7/9).

‎Hembusan angin, kata Dani Indra, hanya mutar-mutar di sekitaran landasan pacu. Tak ayal, para pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan.

"Nah, saat pukul 10.00 WIB, kondisi udara kembali normal. Kabut asap mulai menghilang secara perlahan, Alhamdulillah jarak pandang mencapai lebih 1000 meter," katanya.

Karena sudah normal, seluruh maskapai pun langsung memberangkatkan pesawatnya guna melayani penumpangnya.

"Memang kalau setiap pagi itu, kabut asap sangat tebal, jarak pandang sangat terbatas, setelah beranjak siang, barulah kondisi normal," jelas Dani.

Sementara pesawat Citilink, meniadakan penerbangannya di Bandara Internasional SSK II sejak tanggal 5 hingga hingga 7 September 2015. Hal itu sudah diberitahukan beberapa hari sebelumnya kepada petugas bandara.

"Jika jarak pandang runaway ‎diatas 1000 meter, semua maskapai bisa terbang termasuk citilink," ujar Dani.

Berdasarkan pantauan Satelit Terra dan Aqua, pagi ini terdeteksi 413 titik panas di Pulau Sumatera. Jumlah itu tersebar 7 provinsi, di mana Jambi mendominasi dengan 170 titik panas.

"Kemudian disusul, Sumatera Selatan 79, Bangka Belitung 77, Riau 45 titik, Lampung 31, Bengkulu 5, Sumatera Barat 4 dan Kepulauan Riau 2," ujar Kepala badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Su‎garin.

{mercquote} [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini