JAMPI Jatim siap terjunkan tim investigasi kasus stunting di Trenggalek

Senin, 16 April 2018 07:20 Reporter : Nanang Ichwan
Ketua JAMPI bersama Puti Guntur dalam istighosah kubro di Jember. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus stunting di Kabupaten Trenggalek yang menjadi perdebatan antar dua kandidat calon wakil gubernur Jawa Timur menjadi sorotan banyak pihak, salah satunya dari aktivis Jaringan Alumni Muda PMII (JAMPI) Jawa Timur.

Ketua JAMPI Jatim Abdul Hamid mengaku dirinya telah menerima laporan jumlah stunting di Kabupaten Trenggalek. Ia menyebut ada 36 anak dalam kategori stunting dari 10 desa di Kabupaten tersebut.

"Jumlahnya 36 itu, laporan itu fakta dari JAMPI Trenggalek," ujarnya kepada merdeka.com, usai menghadiri acara Kampanye Akbar 'Istighosah Kubro' Gus Ipul-Mbak Puti di Jember, Minggu (15/4).

Fakta itu, ungkap Hamid, sesuai yang disampaikan Puti Guntur Soekarno kepada Emil Dardak dalam debat terbuka yang digelar di Dyndra Hall Surabaya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, apa yang disampaikan Puti itu menjadi masukan bagi Mas Emil selama menjadi Bupati Trenggalek dan saat ini memutuskan cuti untuk mencalonkan wakil gubernur Jawa Timur.

"Bukan malah tersingung, apalagi emosi. Lha yang disampaikan Mbak Puti itu memang fakta dan benar, bukan retorika apalagi soal angka stunting. Beliau (Puti) juga langsung turun. Seharusnya Emil kan berterima kasih atas masukan itu," jelasnya.

Meski demikian, Hamid menegaskan akan melakukan investigasi menyeluruh di sejumlah desa yang terjadi stunting di Kabupaten Trenggalek.

"Saya dan tim akan turun langsung dalam waktu dekat ini untuk investigasi mendalam mengenai persoalan stunting di Kabupaten Trenggalek, sebagai bahan penelitian untuk kajian kami," ungkapnya dengan nada yakin. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini