Jam 7.15: Gas Air Mata Vs Lemparan Batu di Petamburan Kembali Terjadi

Rabu, 22 Mei 2019 07:26 Reporter : Nur Habibie
Jam 7.15: Gas Air Mata Vs Lemparan Batu di Petamburan Kembali Terjadi Kawat Berduri. ©2019 Liputan6.com/JohanTallo

Merdeka.com - Kawasan Petamburan dan Jalan KS Tubun kembali memanas pagi ini. Sekitar pukul 07.15 WIB, massa kembali menimpuki polisi.

Gas air mata dari polisi kembali ditembakan untuk membubarkan massa. Polisi bertameng juga bersiaga di barisan terdepan, Rabu (22/5).

Namun, massa tak juga mau membubarkan diri dan masih bertahan dan memblokade jalan. Polisi dan FPI DKI menyebut, massa tersebut adalah bukan warga sekitar.

Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi juga memastikan sejumlah orang yang diamankan dalam kerusuhan itu bukanlah warga Petamburan dan KS Tubun.

"Sebagian besar dari luar daerah Tasik apa itu Majalengka dan Banten. Masyarakat tak ada yang kenal. Bahkan sempat bentrok juga (perusuh) dengan warga karena tak terima properti merdeka dirusak," katanya.

Hengki menjelaskan awal mula kejadian ada sekelompok massa melempari mobil patroli polisi di Petamburan. Kemudian, pasukan didatangkan ke lokasi. Ternyata, massa melakukan perlawanan.

"Jadi yang bawa senjata bukan warga Petamburan. Kita bersama FPI memisahkan. Kita minta masyarakat tenang sudah pukul mundur," katanya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini