Jalan dari Malang ke Yogya, Giman 10 kali ganti sandal jepit

Senin, 29 September 2014 14:56 Reporter : Kresna
Jalan dari Malang ke Yogya, Giman 10 kali ganti sandal jepit Giman jalan kaki Malang-Jakarta. ©2014 merdeka.com/kresna

Merdeka.com - Selama perjalanannya dari Malang-Yogyakarta untuk menjemput Amien Rais, Giman mendapatkan berbagai pengalaman menarik. Susah dan senang hingga pengalaman aneh dialaminya dengan ikhlas demi menjalankan nazarnya.

Pengalaman pertama yaitu dia diminta orang tidak dikenal untuk berhenti berjalan kaki. Saat sampai di Ngawi, dia tiba-tiba dihampiri mobil merek Pajero. Oleh pengendara mobil tersebut dia hendak diberikan uang, jika dia mau berhenti berjalan dan naik mobil saja.

"Ada yang minta berhenti, mau memberi uang kalau saya berhenti dan naik mobil saja, saya nggak tahu itu siapa," kata Giman saat beristirahat di warung depan rumah Amien Rais, Senin (29/9).

Pengalaman lain yang berkesan baginya yaitu ketika sampai di Nganjuk dia ditemui oleh Bupati Nganjuk dan mengajaknya berbincang-bincang. Mendengar misi Giman, sang Bupati pun kemudian turut memberikan dukungan kepada Giman. "Pak Bupati juga memberikan pesan pada Jokowi," ujarnya.

Selain itu selama perjalanan, Giman sudah mengganti sandal jepit lebih dari 10 kali karena putus di tengah jalan. Meski membawa sepatu, Giman merasa lebih nyaman menggunakan sandal jepit. "Sandal ganti 10 kali lebih, bawa sepatu tapi lebih enak pakai sandal," katanya singkat.

Selama perjalanan, Giman menginap di tempat-tempat umum. Namun suatu malam ketika masih melintas hutan-hutan dia memutuskan menginap di hutan karena sudah letih dan masih jauh dari kota.

"Saya terpaksa nginap di hutan, di bawah pohon jati karena masih jauh dari kota. Biasanya ya di kantor polisi, pom bensin atau masjid," pungkasnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini