Jadi tersangka, Pemprov Jabar berikan bantuan hukum Kadisdik

Selasa, 20 Oktober 2015 17:24 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Jadi tersangka, Pemprov Jabar berikan bantuan hukum Kadisdik Kadisdik Jabar Asep Hilman. ©2015 Dok Humas Pemprov Jabar

Merdeka.com - Pemprov Jabar akan menawarkan bantuan hukum pada Kadisdik Jabar Asep Hilman yang tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan buku aksara Sunda tahun anggaran 2010. Bantuan diberikan jika Kadisdik tidak menggunakan kuasa hukum pribadi.

"Kita tawarkan bantuan hukum apa yang kita berikan, tapi kalau sudah punya pengacara sendiri itu dikembalikan pada pilihan personal saja," kata Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Pemprov Jabar, Rudi Ganda Kusuma di Gedung Sate, Bandung, Selasa (20/10).

Bantuan hukum menurutnya diberikan, sebagai bentuk kepedulian lembaga dari Pemprov Jabar dan berangkat atas azas praduga tak bersalah sebelum ada keputusan dari pengadilan.

Dia menilai, Pemprov Jabar tidak kecolongan atas kasus hukum yang menjerat salah satu pejabat di jajarannya. Sebab kasus itu bergulir pada 2010 dimana Asep saat itu menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Lalu muncul penetapan Kejati Jabar atas dirinya yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Jabar. "Sejauh terpilih dia tidak ada masalah, kita sebelumnya tidak tahu ada informasi ini," ujarnya.

Asep saat ini masih tetap menjalankan tugasnya sebagai Kadisdik. Apalagi Kejati Jabar belum akan menahan Asep sejak status tersangka dirilis pada media massa pada Senin kemarin. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bandung
  3. Korupsi Disdik Jabar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini