Jadi Tersangka Kasus Lahan Kuburan, Praperadilan Wabup OKU Ditolak Pengadilan

Selasa, 14 Januari 2020 09:33 Reporter : Ya'cob Billiocta
Jadi Tersangka Kasus Lahan Kuburan, Praperadilan Wabup OKU Ditolak Pengadilan Praperadilan kasus korupsi lahan kuburan di OKU. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Bupati (Wabup) Ogan Komering Ulu (OKU) Johan Anuar ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus korupsi lahan kuburan, dengan kerugian negara diduga mencapai Rp 3,5 miliar. Upaya praperadilan yang ditempuh Johan ditolak hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, Agus Safuan Amijaya.

Ditolaknya gugatan nomor 2/Pid.Pra/2019/PN BTA tersebut dibacakan hakim pada sidang putusan di Ruang Sidang Cakra PN Pengadilan Negeri (PN) Baturaja, Senin (13/1).

Pembacaan amar putusan hakim di persidangan itu dihadiri Kuasa hukum pemohon yaitu dari Kantor Advokat Titis Rachmawati, sedangkan termohon dari Bidkum Polda Sumsel.

Ketua tim kuasa hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati mengatakan, bahwa terkait putusan hakim PN Baturaja itu mengatakan bahwa pihaknya akan mendiskusikan hasil sidang tersebut kepada kliennya.

"Kami optimistis bisa memenangkan sidang praperadilan ini, namun putusan hakim kita tidak tahu dan hal-hal yang tidak kita prediksi menjadi kenyataan seperti sekarang ini. Dan putusan hakim sudah final kita tetap akan hormati putusan tersebut," ucapnya.

Sementara itu, kuasa hukum termohon dari Bidkum Polda Sumsel setelah proses sidang menolak memberikan keterangan saat diwawancarai puluhan wartawan, dan memilih bungkam hingga meninggalkan Gedung PN Baturaja.

Sebelumnya, dalam kasus yang sama yaitu pengadaan lahan kuburan di pemerintahan daerah setempat pada 2016 lalu, Ketua DPD Partai Golkar OKU tersebut juga memberikan perlawanan dengan menggugat praperadilan atas penetapan tersangka dirinya oleh penyidik Polda Sumsel.

Johan Anuar akhirnya memenangkan gugatan praperadilan tersebut pada 28 November 2016.

Ditolaknya permohonan praperadilan Wabup OKU dalam kasus yang sama awal tahun 2020 ini, membuat penyidik bakal melanjutkan proses hukum status Johan Anuar sebagai tersangka. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Korupsi
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini