Jadi pemadat, mantan Bupati Ogan Ilir dituntut rehabilitasi JPU

Kamis, 8 September 2016 10:33 Reporter : Irwanto
Jadi pemadat, mantan Bupati Ogan Ilir dituntut rehabilitasi JPU Sidang Bupati Ogan Ilir. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah sempat tertunda sehari, sidang pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan terdakwa mantan Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi, kembali dilanjutkan. JPU menuntut agar majelis hakim menjatuhkan vonis rehabilitasi kepada terdakwa Ovi.

Dalam tuntutannya, JPU Ursula Dewi menjelaskan, terdakwa Ovi terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba golongan satu untuk diri sendiri. Hal itu juga telah diakui terdakwa dalam keterangannya pada sidang beberapa waktu lalu.

"Kami meminta majelis hakim menjatuhkan terdakwa Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi dengan Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ditempatkan di pusat rehabilitasi medis selama enam bulan," ungkap JPU Ursula Dewi saat persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (8/9).

Mendengar tuntutan JPU, penasihat hukum terdakwa Ovi, Ghabi Gumaira meminta majelis hakim membebaskan kliennya karena saat penangkapan tidak sedang mengonsumsi narkotika dan tidak ditemukan barang bukti.

"Menurut kami, secara sah dan menyakinkan terdakwa Ovi tidak melakukan tindak pidana," ujarnya.

Pada sidang yang dipimpin hakim ketua Adrianda Patria (Ketua PN Palembang) dan dua hakim anggota, Wisnu Wicaksono serta Paluko, terdakwa Ovi mengenakan kemeja putih, celana hitam dan memakai peci. Sidang kembali dilanjutkan pekan depan dengan pembacaan putusan.

Diketahui, Ovi ditangkap BNN diduga sedang menggelar pesta sabu bersama beberapa tersangka lain di rumahnya di Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Jaya, Gandus, Palembang, Minggu (4/3) malam lalu. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini