Jadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini akan Fokus Perbaiki Data Penerima Bansos

Selasa, 22 Desember 2020 19:52 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini akan Fokus Perbaiki Data Penerima Bansos Tri Rismaharini ditunjuk jadi Menteri Sosial. ©Youtube Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memiliki banyak program setelah ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi calon menteri sosial. Salah satunya akan memperbaiki data bantuan sosial yang sebelumnya dikelola Juliari Batubara.

"Program kami adalah perbaikan data untuk data-data penerima bantuan," kata Risma di Veranda, Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (22/12).

Dia mengatakan nantinya akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memperbaiki data kependudukan. Tidak hanya itu Risma juga akan menggandeng perguruan tinggi untuk data tersebut.

"Kami akan bekerja sama dengan kemendagri terutama terkait data kependudukan, dan perguruan tinggi yang ada diwilayah masing-masing," ungkap Risma.

"Karena menurut saya akan sangat lebih baik kalau kami melibatkan perguruan tinggi juga di dalam implementasi kami di lapangan, sehingga outputnya atau goalnya bisa dilihat dan dilakukan evaluasi dengan perguruan tinggi," tambah Risma.

Tidak hanya itu, Risma juga sudah mengutarakan kepada Jokowi terkait program perpedayaan. Nantinya Kemensos kata Risma akan memperhatikan para fakir miskin, hal tersebut sesuai dengan amanat UU.

"Jadi sebagimana diamatkan di uu kemanusiaan, keadilan, dan fakir miskin itu dan anak-anak terlantar dibawah tanggungan pemerintah, kami akan perhatian terhadap terutama anak-anak terlantar, fakir miskin, itu yang akan kami prioritaskan untuk program pemberdayaannya," kata Risma.

Sehingga, anak-anak terlantar kata dia bisa melakukan hal yang bermanfaat. Termasuk dengan kaum disabilitas, dia juga akan memperdayakan agar mereka bisa berguna bagi nusa dan bangsa. Tidak hanya itu, dia juga akan bekerja sama dengan kementerian lain, salah satunya kementerian koperasi untuk memperdayakan ibu-ibu yang kurang mampu.

"Kami akan melakukan pemberdayaan dengan kerja sama dengan koperasi karena kami akan memperdayakan karena suaminya sudah bekerja, kami akan memperdayakan ibu-ibunya, masih butuh bantuan atau miskin, kaum ibu-ibunya kami akan bekerja sama dengan membentuk koperasi-koperasi bisa ditingkat kecamatan, kelurahan kita akan lihat perkembangan karena tiap daerah punya karakteristik yang berbeda-beda," kata Risma.

Dia menjelaskan koperasi, kementerian pertanian bisa membantu para kaum ibu-ibu. Tidak hanya itu, kerja sama tersebut juga akan meningkatkan pemasukan dan mengurangi pengeluaran.

"Itu yang kita lakukan misalnya mengurusi pengeluaran misalkan program pertanian dengan cara sederhana tentunya bekerja sama dengan pertanian, bisa mengurangi pengeluaran," ungkap Risma.

Tidak hanya itu, Risma juga berharap anak-anak terlantar bisa mendapatkan mengakses pendidikan. Serta kata dia hak kesehatan, nantinya dia akan bekerja sama juga dengan pihak kementerian kesehatan untuk bisa membantu anak-anak terlantar.

"Untuk anak-anak terlantar dia bisa akses pendidikannya, mereka mendapatkan hak kesehatannya, kami akan bekerja sama dengan kemenkes dan kita berikan bisa memberikan hak penyandang sosial itu yang kita tangani bersama-sama," kata Risma.

"Kalau kita bersama-sama untuk pengurangan kemiskinan untuk warga penyandang disabilitas dan sosial itu bisa ditangani secara komperhensif, meskipun kami tidak melakukannya dengan kementerian lain," lanjut Risma. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini