Jadi Mensos, Idrus diharapkan buat hubungan 'Istana-Senayan' makin harmonis

Rabu, 17 Januari 2018 15:50 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jadi Mensos, Idrus diharapkan buat hubungan 'Istana-Senayan' makin harmonis Petinggi Golkar konpers kasus Setnov. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengucapkan selamat kepada Idrus Marham yang telah dilantik menjadi Menteri Sosial. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan Idrus merupakan sosok yang tepat menjadi Mensos karena memiliki pengalaman yang banyak dalam perpolitikan nasional.

"Ya Insya Allah saya berpandangan itu figur yang tepat untuk menduduki jabatan itu," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/1).

Taufik berharap Idrus mampu menjaga amanah dan menjalankan tugas dengan baik di sisa masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Sungguh pun memang relatif waktunya sangat singkat, tapi paling tidak bisa mewarnai dalam kaitan membawa visi misi Pemerintah dalam sisa waktu kurang satu tahun terakhir," ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menganggap Idrus adalah sosok politisi yang mampu menjalin hubungan baik antara pemerintah dengan DPR. Dia berharap semakin banyak politisi yang masuk di kabinet agar hubungan pemerintah dengan DPR harmonis.

"Mudah-mudahan bertambah banyaknya politisi seperti Pak Idrus dalam kabinet dapat buat komunikasi antara Istana-Senayan lebih baik ke depannya meskipun waktunya kurang dua tahun atau 1,8 bulan," imbuh Fahri.

"Tentu ini waktu krusial terutama jaga agar masyarakat Indonesia terjaga tingkat kesejahteraannya mencapai atau jelang peristiwa politik penting sampai Pilpres," sambungnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Idrus Marham menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa. Jenderal (Purn) Moeldoko menduduki pos Kepala Staf Presiden (KSP) menggantikan Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1).

Pelantikan Idrus berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10/P/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Sosial sisa masa jabatan periode 2014-2019. Sementara Moeldoko diangkat menjadi KSP berdasarkan Keppres Nomor 11/P/2018.

"Memutuskan, mengangkat Moeldoko sebagai KSP dan kepada yang bersangkutan diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya setara dengan menteri," demikian isi Keppres tersebut.

Selain melantik keduanya, Jokowi juga melantik Agum Gumelar jadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna sebagai Kasau menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini