Jadi Korlap Insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Bagaimana Proses Hukum Tri Susanti?

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16 Reporter : Merdeka
Jadi Korlap Insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Bagaimana Proses Hukum Tri Susanti? Korlap Ormas Surabaya Tri Susanti. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sosok di balik digeruduknya Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya adalah Tri Susanti. Caleg Partai Gerindera ini merupakan salah satu koordinator lapangan (Korlap) saat aksi penggerudukan terjadi, Jumat (16/8) lalu.

Ia sendiri sudah meminta maaf dan mengklaim tidak bermaksud melakukan pengusiran maupun penghinaan terhadap rekan-rekan mahasiswa Papua.

Lantas, bagaimana proses hukum yang akan dihadapi Tri Susanti atau kerap di sapa Mak Susi ini.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, penyelidikan terhadap Tri Susanti alias Mak Susi akan dilakukan apabila ada laporan dari masyarakat.

"Kami menunggu laporan masyarakat terkait keterlibatannya, apa yang dilakukan," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (22/8).

Karenanya, Barung mempersilakan masyarakat yang dirugikan untuk membuat Laporan Polisi (LP). Ia pun siap menindaklanjutinya. "Kalau ada yang lapor si Susi ya silakan kita tanggapi ya," ucap dia.

Saat ini Penyidik Polda Jatim, kata Barung fokus mengusut kasus dugaan pembuangan bendera Merah-Putih, dan kasus hoaks serta kasus ujaran kebencian yang terjadi saat pengepungan di asrama tersebut.

"Ya kita konsentrasi ke tiga itu," ucap dia.

Sebelumnya, Koordinator lapangan aksi organisasi masyarakat (ormas) Surabaya di asrama mahasiswa Papua, Tri Susanti menyampaikan permohonan maaf mengenai ada salah satu oknum yang meneriakkan kalimat rasis.

Susi menuturkan, dirinya dan ormas lain mendatangi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Nomor 10, Surabaya hanya untuk membela Merah Putih yang isunya dirusak hingga dibuang.

Selain itu, Susi menampik jika pihaknya dianggap mengusir terhadap mahasiswa Papua. Ia menilai, hanya ingin bendera merah putih dapat berkibar di AMP.

Reporter: Ady Anugrahadi [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini