Izin sembahyangan ke pura, istri tepergok suami ciuman dengan PIL

Kamis, 19 Maret 2015 16:41 Reporter : Gede Nadi Jaya
Izin sembahyangan ke pura, istri tepergok suami ciuman dengan PIL Ilustrasi Pasangan Seks. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Hancur sudah harapan yang dirasakan Putu Gb (43) pria asal Mendoyo Jembrana di Bali ini, untuk bisa mengarungi bahtera sehidup semati bersama istrinya Nyoman Jn (39). Itu setelah putu Gb melihat wanita yang dinikahinya sejak 6 tahun lalu ternyata sedang bermesraan di pangku laki-laki lain di Pantai Rambut Siwi Mendoyo.

Lebih memalukan lagi, perselingkuhan yang dilakukan istrinya ini justru saat sedang melakukan upacara keagamaan pemelastian di Pura Rambut Siwi, Kamis (19/3). Dengan berpakaian adat dilihatnya sang istri mojok di pesisir pantai dekat pura, sambil di pangku ciuman dengan laki-laki lain.

Saat itu, Putu yang tak kuasa melihat gaya ciuman istrinya dengan laki-laki lain bukannya langsung menegur tetapi memilih pulang dan mengambil sebilah pisau dapur. Keluarga Putu yang panik melihat Putu datang marah-marah sambil membawa pisau, terpaksa mengikuti langkahnya.

"Kita semua takut dia nekat bunuh istri dan selingkuhannya. Apalagi dia cerita lokasinya dekat pura, bisa bahaya. Eh ternyata dia justru 'aniaya' motor istrinya," cerita salah seorang keluarga Putu, Kamis (19/3).

Benar, Putu yang tiba di lokasi langsung menyisir areal parkiran. Begitu melihat motor milik istrinya, langsung kedua ban motor di robek dengan pisau.

Yang menyentuh hati, saat dia merobek ban dilakukan sambil menangis dan menggendong anak pertamanya yang baru berumur 3 tahun. "Saat itu kami berusaha menenangkannya. Malu sama warga karena sedang ada upacara melis. Putu kita antar pulang, sedangkan adiknya menunggu istrinya di motor," ucapnya bercerita.

Hingga waktu bubar, ternyata istrinya tidak juga nongol. Sampai akhirnya keluarga mencari dan kedapatan sedang dibonceng pria selingkuhannya. Rupanya aksinya sudah diketahui, dan saat itu juga kedua pasangan selingkuh ini di giring oleh keluarga dan warga diadili secara adat.

"Saya putusan tidak lagi bersama dia (istri putu). Memalukan, izin sembahyang malah selingkuh," tegas Putu di hadapan pemuka agama dan adat. Dia pun juga baru tahu kalau istrinya sudah mengkhianatinya sejak 7 bulan lalu berdasarkan keterangan laki-laki selingkuhannya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Perselingkuhan
  2. Jembrana
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini