Istri Munir: HAM cuma jadi komoditi politik Jokowi buat berkuasa

Rabu, 16 Agustus 2017 16:44 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Istri Munir: HAM cuma jadi komoditi politik Jokowi buat berkuasa Suciwati ultimatum Presiden untuk buka dokumen TPF. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya di sidang tahunan MPR/DPR/DPD di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/8). Dalam pidatonya Jokowi tidak menyinggung soal Hak Asasi Manusia (HAM).

Istri Almarhum Munir, Suciwati pun angkat bicara. Suciwati menilai isu HAM hanya untuk komoditi politik saja.

"Kalau saya satu kalimat 'Kau yang mulai kau yang mengingkari'. Artinya ya dia memang jadi bisa melihat dengan kasat mata bahwa HAM itu hanya komoditi politik. Supaya dia bisa berkuasa," kata Suci di Kantor KontraS, Jakarta Pusat, Rabu (16/8).

Dia juga menilai Jokowi mengingkari janjinya. Lantaran hanya memanggil para pegiat hukum dan akan menindaklanjuti.

"Kalau lihat pidatonya tadi dulu ngomong Papua luar biasa. Enggak ada di situ HAM apalagi. Kita lihat sebuah bangunan yang kosong tanpa manusia. Ya intinya pemerintahan Jokowi seperti itu," ungkap dia.

"Ini berarti saya bilang pemerintahan tanpa jiwa ini kosong. Saya pikir dalam penindakan hukum dan HAM Jokowi nol," tambah dia.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk ke depannya jika para calon presiden menjanjikan mengungkap HAM bisa langsung dicoret.

"Ini catatan penting untuk masyarakat ke depan kalau mereka menggunakan itu siapapun yang mencalonkan presiden kita bisa ignore dan tidak pilih," pungkas dia. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini