Istri Bupati Demak yang Meninggal Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracking

Senin, 30 November 2020 19:12 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Istri Bupati Demak yang Meninggal Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracking Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Istri Bupati Demak HM Natsir, Suntari meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Hal ini berdasarkan hasil swab PCR pada Senin (30/11). Pemkab Demak melakukan tracking kepada keluarga yang pernah kontak erat dengan almarhumah.

"Hasilnya positif kita tracking kontak erat terhadap orang terdekat. Beliau kemungkinan tertular dari saudara yang juga kena Covid-19, sebab banyak keluarga yang ketemu di rumahnya Trengguli," kata Sekda Kabupaten Demak Singgih Setyono dalam keterangannya, Senin (31/11).

Sebelum meninggal, Suntari sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami penyakit penyerta gula dan tekanan darah tinggi. Dalam perawatan sudah dilakukan swab PCR beberapa kali di rumah sakit Wongsonegoro, Semarang, dan RSUD Sultan Fatah.

"Dua kali swab di rumah sakit negatif. Karena perkembangan kondisi menurun dirujuk ke rumah sakit Telogorejo hasil swab positif corona," jelasnya.

Saat ini Pemkab Demak sedang koordinasi dengan Dinkes melakukan penyemprotan disinfektan di Pendopo Kabupaten Demak. Sedangkan untuk tracking kontak erat juga masih dilakukan untuk mengetahui dari mana awal penularannya.

"Kita hari ini tracking, kemungkinan besok sudah ada hasil pasti penyebab dan beberapa orang yang kontak erat dengan beliau, dan kegiatan area pendopo disterilkan ditutup 14 hari," ujarnya.

Selanjutnya, Pemkab Demak mengeluarkan surat edaran untuk memperketat protokol Covid-19 di semua organisasi perangkat daerah (OPD).

"Kita perketat protokol kesehatan, semua yang masuk ke OPD kita cek suhu badan, cuci tangan, jaga jarak, dan wajib pakai masker," ungkapnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini