Istana Pastikan Dewan Pengawas KPK Sosok Bersih

Rabu, 11 Desember 2019 12:54 Reporter : Supriatin
Istana Pastikan Dewan Pengawas KPK Sosok Bersih Fadjroel Rachman. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah mengantongi nama calon Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Jokowi belum mau membocorkan nama-nama tersebut.

Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman memastikan calon Dewas KPK sosok 'bersih' dan antikorupsi.

"Insya Allah Dewas KPK terpilih ini adalah terbaik dan terbersih," katanya, Rabu (11/12).

Mantan aktivis ini menjelaskan penjaringan Dewas KPK sudah sesuai amanat Undang-undang Nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam UU tersebut disebutkan ada 12 syarat yang harus dipenuhi calon Dewas KPK.

Di antaranya, tidak pernah dipidana, berkelakuan baik, memiliki integritas moral dan keteladanan, berusia paling rendah 55 tahun, berpendidikan paling rendah S-1 (sarjana strata satu), tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik serta melepaskan jabatan struktural atau jabatan lainnya.

"Semua persyaratan Dewas mematuhi UU No.19/2019 selain diarahkan sikap politik Presiden Joko Widodo yaitu pemerintahan bersih dan antikorupsi," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Adapun pelantikan Dewas, lanjut Fadjroel, dilakukan secara bersamaan dengan pengangkatan lima pimpinan KPK yang baru. Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 69 A ayat (4) UU Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK.

"Pengangkatan ketua dan anggota Dewas sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dilaksanakan bersamaan dengan pengangkatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2023," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Jokowi mengaku sudah mengantongi nama-nama yang akan menjadi Dewas KPK. Sesuai UU Nomor 19 tahun 2009 tentang KPK, dewan pengawas periode pertama akan dipilih langsung oleh Jokowi.

"Sudah (nama-namanya), tapi belum (diumumin)," ucap Jokowi di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Selasa (10/12).

Sesuai dengan UU Nomor 19 tahun 2019, Dewas akan diisi oleh lima orang. Jokowi mengatakan Dewas KPK harus memiliki jejak yang baik, mulai dari pengalaman hukum hingga pidana.

"Juga mungkin yang berkaitan dengan audit pemeriksaan untuk sebuah pengelolaan keuangan yang penting. Kemudian ya itu, ini masih proses berjalan. Masih tanggal 20-an kan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan saat makan siang bersama wartawan, Senin (10/12). [fik]

Baca juga:
KPK Harap Jokowi Tunjuk Dewan Pengawas yang Berintegritas
Jokowi Kantongi Nama Dewan Pengawas KPK, Mahfud Sebut Bakal Ada Kejutan
Fahri Nilai Dewan Pengawas KPK Lebih Penting daripada Hukuman Mati Koruptor
Jokowi Rampungkan Susunan Dewan Pengawas KPK
KPK Ingin Pemberantasan Korupsi Masuk Amandemen UUD 1945
KPK Harap Jokowi Bawa Kado Perppu di Hari Antikorupsi Besok

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini