Istana Minta Kapolri-Panglima Tindak Tegas Aparat Rasis ke Mahasiswa Papua

Kamis, 22 Agustus 2019 15:27 Reporter : Merdeka
Istana Minta Kapolri-Panglima Tindak Tegas Aparat Rasis ke Mahasiswa Papua Jokowi di Papua. ©Setpres RI

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta TNI-Polri tindak tegas aparat yang bertindak rasis saat penggerudukan Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, beberapa waktu lalu. Instruksi itu ditujukan langsung kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hal ini dikatakan Moeldoko menanggapi desakan sejumlah pihak agar Jokowi memberikan sanksi kepada aparat yang berbuat rasis, sehingga terjadi kericuhan di Papua. Moeldoko sepakat bahwa aparat yang melakukan hal itu harus diberikan sanksi secara hukum.

"Presiden kemarin juga sudah menyampaikan kepada Panglima, kalau memang ada aparatnya yang nyata-nyata melakukan hal seperti itu (rasis), tindak, enggak ada alasan," jelas Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/8).

Menurut dia, Jokowi telah memanggil Kapolri, Panglima TNI, dan Menko Polhukam Wiranto untuk membicarakan hal tersebut. Moeldoko menduga tindakan rasis itu terjadi lantaran ada oknum yang tak paham situasi di lapangan.

"Karena ini enggak boleh terjadi. Siapa pun enggak boleh terjadi. Apalagi selaku, walaupun itu oknum ya, jelas-jelas oknum yang tidak memahami situasi lingkungan yang begitu dinamis," ujar mantan Panglima TNI itu.

Sebelumnya, kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Senin, 19 Agustus 2019. Massa membakar Gedung DPRD Manokwari dan beberapa fasilitas umum. Tak hanya di Manokwari, unjuk rasa juga terjadi di Jayapura.

Kedua aksi ini ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi mengaku terus memantau kondisi keamanan di Papua dan Papua Barat pascakerusuhan. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, kondisi di dua wilayah tersebut saat ini telah kondusif.

"Tadi pagi saya telepon Pak Gubernur Mandacan (Dominggus Mandacan) di Papua Barat untuk tanyakan mengenai Manokwari seperti apa. Sudah baik, Sorong seperti apa, sudah baik," kata Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Provinsi NTT, Rabu (21/8).

Reporter: Lisza Egeham [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini