Iptu Labora Sitorus divonis 8 tahun oleh PT Papua

Selasa, 6 Mei 2014 16:44 Reporter : Hery H Winarno
Iptu Labora Sitorus divonis 8 tahun oleh PT Papua Iptu Labora Sitorus. ©2013 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Pengadilan Tinggi (PT) Papua memutuskan delapan tahun penjara untuk Labora Sitorus, atau lebih tinggi enam tahun dari putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sorong. Iptu labora dinilai terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kepala Pengadilan Tinggi Papua, Arwan Dyrin mengatakan tanggal 2 Mei lalu, majelis hakim PT Papua di Jayapura memutuskan delapan tahun penjara dan denda Rp 50 juta kepada Iptu Labora Sitorus.

Dikatakannya lebih tingginya putusan PT Papua itu disebabkan Iptu Labora Sitorus terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang pada sidang di tingkat bawah (pengadilan negeri) tidak terbukti.

"Majelis hakim PT Papua memutuskan delapan tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsidair enam bulan penjara," kata Ketua Pengadilan Tinggi Papua Arwan Dyrin seperti dikutip dari Antara, Selasa (6/5).

Sebelumnya Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Sorong, tanggal 17 Februari lalu memutuskan hukuman dua tahun penjara dengan denda Rp 50 juta kepada Aiptu Labora Sitorus.

Dalam sidang tersebut, Labora Sitorus hanya terbukti melakukan dua tindak pidana yakni melakukan pembalakan hutan liar dan penimbunan bahan bakar minyak ( BBM). Sedangkan dakwaan lain yaitu tindak pidana pencucian uang (TPPU) tidak terbukti. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Rekening Gendut
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini