Ini yang disampaikan pesilat Hanifan saat peluk Prabowo dan Jokowi

Senin, 3 September 2018 15:59 Reporter : Aksara Bebey
Ini yang disampaikan pesilat Hanifan saat peluk Prabowo dan Jokowi Jokowi dan Prabowo peluk atlet pencak silat. ©Istimewa

Merdeka.com - Hanifan Yudani Kusumah menjadi perbincangan karena memeluk Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo usai memastikan diri meraih medali emasi dalam Asian Games Cabang Olahraga Pencak Silat. Pria yang akrab disapa Hanif itu mengungkap percakapan singkat bersama dua tokoh negara tersebut.

Hanif mengisahkan, mendapat motivasi lebih saat tahu Presiden Indonesia dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto datang menyaksikan pertandingan.

"Motivasinya 30 detik terakhir saya kalah poin dan dikurangin poin 6. Ketika tahu beliau (Joko Widodo dan Prabowo) datang, saya ingin membuktikan bahwa negara Indonesia mampu bersaing dengan negara lain dan alhamdulillah saya diberi rezeki dari Allah SWT untuk juara di asian games, dan saya bisa membangga semua rakyat Indonesia," kata Hanifan di Gor Padjajaran, Bandung, Senin (3/9).

Setelah itu, Venue Pencak Silat Asian Games di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi saksi sejarah. Setelah ditetapkan sebagai pemenang dalam pertandingan melawan atlet Vietnam, Hanif berlari dengan mengibarkan bendera merah putih. Dia meluapkan kegembiraan dan rasa haru serta kebanggaan.

Usai selebrasi, Hanifan naik ke kursi VVIP. Di sana dia disambut bangga oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Menko PMK Puan Maharani, dan chef de mission atau ketua kontingen Indonesia Syafruddin.

Gegap gempita suporter Indonesia menyaksikan pemandangan yang langka terjadi. Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto, sama-sama memeluk Hanif yang memastikan meraih emas di cabang olah raga pencak silat untuk kategori Single Men Class 55kg-60kg .

Di momen itu, Hanif memberi pesan tentang damai dan persatuan kepada Jokowi dan Prabowo. Apa yang disampaiakannya pun direspon positif oleh keduanya.

"Saya hanya bilang, Indonesia itu satu pak, jadi tidak ada duanya Indonesia itu harus bersatu dan cinta damai. Dua-duanya mengucapkan terima kasih telah berjuang untuk Indonesia," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini