Ini tuntutan alumni 212 saat demo di depan kantor Facebook

Jumat, 12 Januari 2018 15:45 Reporter : Ahda Bayhaqi
Demo di Facebook. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Massa mengatasnamakan Aliansi Tolak Kezaliman Facebook berdemo di depan kantor Facebook di Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1). Sejumlah tokoh memasuki gedung untuk bertemu langsung pengurus Facebook Indonesia.

Pantauan merdeka.com, sekitar pukul 14.46, sekitar 19 orang memasuki gedung perkantoran Capital Place. Mereka menuju lantai 46 tempat Facebook berkantor.

Adapun rombongan dipimpin oleh tokoh Alumni 212, Eggy Sudjana. Serta Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif dan Koordinator aksi, Ali Al Alathos. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, turun langsung menemani rombongan.


Para pengunjuk rasa itu mengaku tidak terima beberapa akun dakwahnya ditutup media sosial besutan Mark Zuckerberg itu. Eggy menuding apa yang telah perusahaan Amerika Serikat itu, telah merenggut kebebasan berpendapat yang dilindungi undang-undang.

"Ini bukan saja mengkhianati proses dakwah tetapi secara UUD 45 telah melanggar pasal 28 untuk menyatakan kebebasan pendapat," ucap Eggy saat berorasi.

Eggy juga menuntut Facebook memberikan klarifikasi mengapa akun-akun tersebut diberangus. Sedangkan, akun yang mereka tuding kampanye LGBT dibiarkan bebas.

"Yang pasti kita protes keras diskriminasi. Misal oleh akun Habib Rizieq semua diblokir," tukas dia. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini