Ini pesan Sukiyat sang penggagas jika Esemka diproduksi massal

Kamis, 25 Oktober 2018 14:36 Reporter : Arie Sunaryo
Ini pesan Sukiyat sang penggagas jika Esemka diproduksi massal Sukiyat. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Dalam sebuah kesempatan, Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan mobil Esemka yang pernah melambungkan nama Joko Widodo ( Jokowi) semasa menjabat Wali Kota Solo, akan diproduksi massal pada Oktober ini.

Kabar tersebut hingga saat ini terus berembus. Bahkan pabrik mobil Esemka yang ada di Kabupaten Boyolali telah dipenuhi mobil pikap produksi PT Solo Manufaktur Kreasi. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi terkait hal tersebut, baik dari pemerintah maupun pihak yang berwenang.

Kabar mulai diproduksinya mobil Esemka sampai juga di telinga Sukiyat, sang pencetus karya anak bangsa tersebut. Namun Presiden Direktur PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) itu enggan berkomentar banyak terkait produksi massal mobil Esemka.

Dia mempersilakan dunia industri untuk menangkap peluang tersebut. Sebagai inisiator, Sukiyat mengakui sudah membuat 9 unit mobil Esemka. Sedangkan untuk memproduksi dia serahkan pada industri.

"Tujuan saya membuat Esemka ini untuk mentransfer ilmu kepada anak-anak SMK. Untuk diproduksi silakan tanya pada industri, jangan tanya saya sama pak Jokowi terus. Ibaratnya saya ini yang bikin baju, pak Jokowi yang di panggung sebagai peragawannya. Kalau ada industri yang cocok ya akan diproduksi, seperti baju juga," ujar Sukiyat saat ditemui di Bengkel Kiat Motor Klaten miliknya, Kamis (25/10).

Sukiyat mengaku tidak ikut-ikutan jika mobil rancangannya akan digunakan oleh industri untuk produksi massal. Namun dia berpesan agar industri tersebut benar-benar baik dan bertanggungjawab. Karena membawa citra dan nama bangsa.

"Kalau itu (mobil Esemka rakitannya) betul-betul mau dipakai industri, ya silakan. Tapi pesan saya harus industri yang baik. Karena apa, membawa citra, nama Indonesia. Jangan main-main, kenapa, hubunganmya sama nyawa. Safetynya harus baik, harganya disesuaikan. Tapi jangan comot sana comot sini, bikin kendaraan bukan seperti itu. Nanti akan menimbulkan masalah berikutnya," tandasnya.

Sukiyat kembali menyampaikan agar masyarakat atau siapapun tidak menyalahkan dirinya dan Presiden Jokowi jika mobil Esemka tak segera diproduksi massal. Dia mengaku ikhlas dan telah memiliki niatan yang baik untuk ikut memajukan bangsa dengan karyanya. Hal tersebut terbukti, lanjut dia, banyak siswa SMK dari berbagai daerah di tanah air untuk menimba ilmu. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini