Ini pesan Jenderal Gatot untuk Marsekal Hadi sebagai calon Panglima

Kamis, 7 Desember 2017 15:59 Reporter : Ronald
Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kasau. ©puspen tni

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo akan memasuki massa pensiun pada Maret atau April 2018 mendatang. Calon pengganti Gatot, Kasau Marsekal Hadi Tjahjanto telah menjalani uji kelayakan dan kepatuhan di Komisi I. Dalam rapat paripurna, DPR pun menyetujui Hadi menjadi Panglima TNI.

Gatot meminta Hadi agar meneruskan perjuangan terutama belum ratanya pembangunan di TNI.

"PR (Pekerjaan Rumah) yang belum kelar adalah bagaimana percepatan pembangunan TNI disesuaikan dengan kondisi kita yang tersebar. Mengapa demikian karena markas-markas kita itu di tempat di Jawa, Sumatera di sepanjang jalur logistik belanda sehingga terpusat maka gelar dibagi rata sehingga harus dibagi rata sesuai kebijakan pemerintah," ujar Gatot di Markas Kopassus, Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Selain itu, Gatot yakin dengan pilihan Jokowi yang berdasarkan dari tantangan ke depan. "Pak Presiden menentukan Pak Hadi berdasarkan tantangan tugas kedepannya, cocok apa enggak dari berbagai angkatan ternyata Pak Hadi dalam tahun politik ini," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi I menilai Hadi tak ada masalah dan dianggap layak menjadi Panglima TNI. "Setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan, serta memintai pandangan dari seluruh fraksi dan anggota Komisi I DPR RI, maka rapat Komisi I pada Rabu, Komisi I DPR RI memberikan persetujuan, terhadap Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI," kata Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari.

Abdul mengatakan 10 fraksi partai menilai jenderal lulusan Akademi Militer 1986 itu memenuhi syarat untuk mengemban tugas sebagai Panglima TNI. Rekam jejak Hadi di TNI dianggap sangat mumpuni.

"Marsekal Hadi dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni sebagai KSAU selain itu dia memenuhi syarat dan memiliki kecakapan dalam mengemban tugas sebagai panglima TNI," terangnya.

Selain menyepakati Hadi sebagai Panglima TNI, Abdul menyebut Komisi I juga setuju Jenderal Gatot Nurmantyo diberhentikan dengan hormat sebagai Panglima TNI. Gatot memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

[eko]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.