Ini Peran Shairil Anwar dalam Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng

Jumat, 25 Oktober 2019 14:11 Reporter : Nur Habibie
Ini Peran Shairil Anwar dalam Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng Buronan Kasus Penganiayan Ninoy Karundeng Serahkan Diri ke Polisi. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya berhasil mengungkap peran salah satu tersangka kasus penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng yakni Shairil Anwar. Ternyata Shairil memerintahkan tersangka F dan B untuk menyalin dan menghapus data dalam laptop milik Ninoy.

Diketahui, Shairil Anwar merupakan suami dari dokter Insani yang juga ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo saat Pilpres, Ninoy Karundeng.

"Yang bersangkutan juga mengambil barang-barang milik korban berupa flashdisk, hard disk, dan SIM card," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (25/10).

Saat Ninoy dianiaya oleh tersangka lainnya di Masjid Al Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat. Shairil ternyata tak memberikan bantuan terhadap Ninoy.

"Dia (Shairil Anwar) tidak memberikan perawatan (kepada Ninoy). Dia ikut menginterogasi dan mengintervensi korban," ujarnya.

Sebelumnya, Shairil Anwar (36) akhirnya menyerahkan diri kepada polisi setelah dirinya menjadi buronan atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia menjadi buronan atas kasus pengeroyokan terhadap Pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo saat Pilpres, Ninoy Karundeng.

Sebelum menyerahkan diri kepada penyidik Polda Metro Jaya, Shairil Anwar terlebih dahulu menyerahkan diri kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Falah.

"Kami dari DKM Masjid Al Falah Pejompongan beritikad baik membawa 1 orang DPO sesuai pres rilis kemarin. Beliau DPO datang ke kami untuk menyerahkan diri," kata Ketua Harian DKM Masjid Al Falah, Ferry di Polda Metro Jaya, Kamis (24/10).

Diketahui, Shairil Anwar (36) menjadi buronan polisi dalam kasus penganiayaan Ninoy Karundeng. Polisi menyebut Shairil yang berperan memberikan komando untuk melakukan penganiayaan dan intimidasi terhadap korban sampai korban dipulangkan.

Dalam kasus ini total polisi sudah menetapkan 16 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-15 tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212, Jerri, dokter Insani dan suaminya Shairil. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Ninoy Karundeng
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini