Ini peran rekan BW yang ditangkap Bareskrim soal kasus saksi palsu

Rabu, 4 Maret 2015 14:09 Reporter : Putri Artika R
Ini peran rekan BW yang ditangkap Bareskrim soal kasus saksi palsu Gedung Bareskrim Mabes Polri. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Bareskrim Mabes Polri menjemput paksa Zulfahmi Arsyad, kerabat Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar, terkait kasus Bambang Widjojanto. Wakapolri Komjen Badrodin Haiti menjelaskan, tindakan itu dilakukan sebab yang bersangkutan sudah dua kali mangkir dari panggilan Bareskrim.

"Itu kan sudah dipanggil dua kali kebetulan tidak datang, kebetulan kemarin ketemu anggota yah dibawa untuk diperiksa," ujar Badrodin di Kantor Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

Badrodin menjelaskan, dari pemeriksaan sementara, peran Zulfahmi alam kasus Bambang Widjojanto terkait pihak yang membayar dugaan saksi palsu yang diminta Bambang.

"Kalau enggak salah, dia yang bayar-bayar, yang bagian membayar bayar," ujarnya.

Ketika ditegaskan lagi apakah Zulfahmi semacam bendahara Bambang, Badrodin mengaku kurang tahu. "Yah saya enggak tahu, kan itu mungkin bagian ini, yang bayar ini, bagian itu yang bayar itu," jelasnya mengambang.

Seperti diketahui, Satuan Tugas Penyidik Bareskrim menangkap seorang tersangka baru dalam kasus dugaan mengarahkan saksi sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Kotawaringin Barat pada tahun 2010 di Mahkamah Konstitusi. Dalam kasus in, Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Pria yang ditangkap di Jawa Tengah. "Dia kerabat dari Ujang," kata Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Daniel Bolly Tifaona saat dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Selasa (3/3).

Daniel mengatakan, dalam kasus tersebut Zul memiliki peran yang sama dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non-aktif, Bambang Widjojanto. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini