Ini Peran Lima Tersangka Pembunuhan Petugas Dishub Makassar

Rabu, 20 April 2022 11:54 Reporter : Ihwan Fajar
Ini Peran Lima Tersangka Pembunuhan Petugas Dishub Makassar Penembak Petugas Dishub Makassar. ©2022 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Merdeka.com - Kepolisian Resor Kota Besar Makassar telah menetapkan lima tersangka kasus pembunuhan petugas Dinas Perhubungan Makassar, Najamuddin Sewang. Dari lima tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, seperti otak pembunuhan hingga eksekutor.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Komisaris Besar Budhi Haryanto mengatakan telah menetapkan lima orang tersangka yakni MIA, S, CA (sebelumnya AKM), SL dan A dalam kasus pembunuhan ini..

"Tersangka pertama (MIA) adalah otak (pembunuhan). Pelaku yang kedua (S) perantara dan mengetahui peristiwa tersebut," kata Budhi kepada wartawan.

MIA sebelumnya Kepala Satpol PP Makassar. Dia kemudian dicopot dari jabatannya karena kasus ini. SL dan CA adalah anggota Polri. S merupakan mantan petugas Dishub sedangkan A adalah anggota Satpol PP.

Sementara tersangka CA merupakan orang yang memiliki senjata api jenis revolver yang dibeli dari jaringan teroris. Senpi tersebut yang digunakan oleh SL untuk mengeksekusi mati Najamuddin di Jalan Danau Tanjung Bunga Makassar.

"Pelaku kelima adalah turut serta dalam perencanaan dan pengancaman pada saat korban masih hidup," bebernya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Komang Suartana menyebut kelima tersangka pembunuhan Najamuddin Sewang dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. Dari lima tersangka, tiga orang terancam hukuman paling berat yakni hukuman mati dan penjara seumur hidup karena sebagai otak pembunuhan, eksekutor, dan juga membantu pembunuhan.

"MIA pelaku otak pembunuhan berencana kita kenakan pasal 55 angka 1 dan 2 jo 340 dan 336 KUHP. Ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun," ujarnya.

Tersangka lain yakni SL yang ikut membantu pembunuhan, dikenakan pasal 56 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup dan penjara 20 tahun penjara. Sementara tersangka S yang membantu rencana pembunuhan terancam dijerat Pasal 56 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

"Tersangka CA dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara. Tersangka kelima A yang melakukan pengancaman dijerat pasal 340 KUHP dan 336 KUHP penjara seumur hidup," ucapnya. [cob]

Baca juga:
Rencana Matang Dalang Penembakan Petugas Dishub, Cari Dukun Sampai Rekrut Polisi
Akhir Tragis Prahara Cinta Segitiga Kasatpol PP Makassar
Perebutan Wanita R Picu Pembunuhan, Wali Kota Makassar: Dicintai Bukan Pidana

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Be Smart
  3. Pembunuhan
  4. Penembakan
  5. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini