Ini penyebab anjloknya KRL di Stasiun Manggarai

Selasa, 3 Oktober 2017 12:13 Reporter : Ahda Bayhaqi
Ini penyebab anjloknya KRL di Stasiun Manggarai KRL anjlok di Stasiun Manggarai. ©2017 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Perjalanan masyarakat yang menggunakan kereta listrik atau KRL terganggu akibat adanya KA 1507 relasi Bogor-Angke mengalami anjlok di Stasiun Manggarai. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WIB di Stasiun Manggarai.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KIC), Muhammad Fadhil mengatakan, penyebab utama anjlok adalah masalah persinyalan di Stasiun Manggarai.

Dia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir Stasiun Manggarai mengganti persinyalan terkait revitalisasi. Namun, pagi ini terjadi gangguan yang berimbas pada terjadinya anjlok.

"Proses dua hari lalu dilakukan switch over persinyalan Stasiun Manggarai dari lama menjadi baru," ujar Fadhil di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (3/10).

"Namun pada pagi ini menemukan indikasi ada gangguan sistem," tambahnya.

Akibatnya, ketika kereta menuju Stasiun Sudirman, gerbong paling belakang mengalami 'double sepur'. Roda depan gerbong tersebut mengarah ke Sudirman, sedangkan roda belakang masih menuju Cikini.

"Rangkaian kereta paling belakang dengan posisi roda menuju arah Sudirman, roda belakang menuju Cikini, istilahnya double sepur," jelasnya.

Kondisi saat ini, gerbong kereta masih tahap evakuasi. Pada pukul 10.40 WIB, roda kereta berhasil naik ke atas rel. Rangkaian kereta telah masuk dipo Bukit Duri untuk pengecekan.

"Posisi 10.40 WIB roda sudah di atas rel. Rangkaian masuk ke dipo Bukit Duri untuk pengecekan total," jelas Fadhil.

Pantauan merdeka.com, Stasiun Manggarai belum beroperasi sepenuhnya. Kereta yang masuk ke Manggarai tidak bisa melanjutkan ke arah Utara. Jalur satu, KA Argo Pahrayangan terhenti dan belum beranjak sejak tadi. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini