Ini kemampuan pasukan elite TNI yang amankan Asian Games 2018

Kamis, 2 Agustus 2018 06:35 Reporter : Syifa Hanifah
Ini kemampuan pasukan elite TNI yang amankan Asian Games 2018 Latihan penanggulangan terorisme jelang Asian Games. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerjunkan pasukan khusus yang tergabung dalam Pasukan Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) yang siap mengamankan Asian Games yang akan berlangsung 18 Agustus 2018. Pasukan Sat Gultor yang terdiri dari pasukan elite milik TNI seperti Sat-81 Kopassus, Denjaka TNI AL, dan Sat Bravo 90 TNI-AU.

Sat Gultor ini nantinya akan mengamankan di beberapa titik vital seperti Gelora Bung Karno, Wisma Atlet Kemayoran, dan sepanjang perjalanan atlet ke tempat pertandingan. Pengamaan serupa juga berlaku di Palembang, Sumatera Selatan. Untuk kemampuan dari Sat-81 Kopassus, Denjaka TNI AL, dan Sat Bravo 90 TNI-AU tidak perlu lagi diragukan, khususnya dalam penangganan anti teror.

Berikut ini kemampuan pasukan elite TNI yang siap amankan Asian Games 2018:

1 dari 3 halaman

Bravo 90 TNI AU

Latgab Trimatra TNI 2014. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Satuan Bravo-90, atau disingkat Satbravo-90 merupakan pasukan elite yang bernaung di bawah komando Korps Pasukan Khas (Korpaskhas). Berbeda dengan satuan-satuan elite lainnya, Satbravo lebih dikhususkan untuk menghadapi masalah pembajakan di bandara atau lanud, termasuk menghancurkan kekuatan lawan. Personel Satbravo menjalani operasi intelijen, melumpuhkan alutsista/instalasi musuh dalam mendukung operasi udara dan penindakan teror bajak udara serta operasi lain sesuai kebijakan Panglima TNI.

Bravo-90 juga melengkapi personelnya dengan beragam kualifikasi khusus tempur lanjut. Mulai dari combat free fall, scuba diving, pendaki serbu, teknik terjun HALO (High Altitude Low Opening) atau HAHO (High Altitude High Opening), para lanjut tempur, pertempuran jarak dekat dan antiteror.

2 dari 3 halaman

Denjaka TNI AL

Pasukan Denjaka TNI AL. ©2014 Merdeka.com

Detasemen Jalamangkara atau Denjaka adalah sebuah detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI Angkatan Laut. Denjaka adalah satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib Korps Marinir TNI-AL. Denjaka mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan kemampuan dan kekuatan dalam rangka melaksanakan operasi antiteror, antisabotase, dan klandesten aspek laut.

Prajurit Denjaka ditutut memiliki kesiapan operasional mobilitas kecepatan, kerahasiaan dan pendadakan yang tertinggi serta medan operasi yang berupa kapal-kapal, instalasi lepas pantai dan daerah pantai. Di samping itu juga memiliki keterampilan mendekati sasaran melalui laut, bawah laut dan vertikal dari udara.

3 dari 3 halaman

Satuan 81 Kopassus

Latihan penanggulangan terorisme jelang Asian Games. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Satuan 81 Kopassus merupakan Prajurit terbaik dari seluruh Prajurit TNI. Satuan 81 menjadi garda terdepan dalam memberantas terorisme di tanah air. Satuan 81 Kopassus sering dilibatkan dalam berbagai macam operasi khusus seperti pembebasan sandera di Woyla, Penangkapan agen rahasia Australia sampai dengan pengejaran tokoh teroris Nordin M. Top dan kawannya. [has]

Baca juga:
Simulasi penutupan gerbang tol untuk Asian Games 2018
Aksi prajurit Satgas Gultor TNI amankan Asian Games 2018
Menhub Budi tak tahu soal separator dicat warna-warni oleh Pemprov DKI
Menhub Budi soal perluasan ganjil genap: Kita bukan ingin mencederai hak masyarakat
Tarif LRT Palembang dipatok Rp 5.000 hingga Rp 10.000
Nasib pengrajin tempe di Sunter Jaya jelang Asian Games 2018

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini