Ini cara agar jemaah haji Indonesia tak terserang heat stroke

Selasa, 20 Juni 2017 05:02 Reporter : Muhammad Hasits
Jemaah haji wukuf di Padang Arafah. ©2015 REUTERS/Ahmad Masood

Merdeka.com - Bagi para jemaah asal Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji 2017 di Arab Saudi diimbau untuk menjaga kesehatan. Apalagi, pada puncak musim haji Agustus tahun ini di Mekkah dan Madinah memasuki musim panas dengan suhu di atas 40 derajat celcius.

"Di sana akan memasuki musim panas. Waspadai serangan panas yang dapat menyebabkan heat stroke," kata Kepala Subseksi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Madinah dokter Ika Nurfarida Sholeh di sela-sela pembekalan petugas haji 2017 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (19/6).

Apa itu heat stroke? Serangan heat stroke adalah kepanasan hebat karena paparan suhu panas dari sengatan matahari di luar batas toleransi tubuh. Jika tidak cepat diatasi dapat mengancam jiwa. Menurut dokter Ika, tahun lalu serangan heat stroke pada jemaah dapa ditangani dengan baik.

Lalu bagaimana cara mencegahnya? Para jemaah disarankan untuk banyak minum minimal satu gelas dalam satu jam. Selain itu, tidak melakukan aktivitas berlebihan yang dapat menguras tenaga dan menggunakan pelindung kepala jika beraktivitas di luar.

"Perilaku hidup sehat juga penting karena ini bagian dari tindakan preventif," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Daker Madinah Amin Handoyo menjelaskan saat ini persiapan penyelenggaraan Haji 2017 di Madinah hampir seluruhnya rampung. Seluruh pemondokan untuk para jemaah sudah dipesan.

"Semua bisa dicek lewat sistem e-haj. Karena data saat ini sudah terintegrasi," ujarnya. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Haji 2017
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.