Ini alasan Kapolri rotasi Irjen M Iriawan dari Kapolda jadi Asops

Jumat, 21 Juli 2017 06:32 Reporter : Nur Habibie
Ini alasan Kapolri rotasi Irjen M Iriawan dari Kapolda jadi Asops Pimpinan KPK bertemu Kapolri. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polri merotasi sejumlah perwira tinggi dan menengah. Keputusan itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1768/VII/2017 yang diterima wartawan, Kamis (20/7).

Salah satu yang mutasi adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan. Iriawan promosi menjadi Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops). Sementara posisi Kapolda Metro Jaya diisi oleh Irjen Pol Idham Aziz.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan ada pekerjaan yang lebih besar buat Irjen Pol M Iriawan dengan menjabat sebagai Asisten Operasi Kapolri.

"Ada pekerjaan yang lebih besar sebentar lagi seperti Asian Games enggak main-main menyangkut kredibilitas bangsa, di Jakarta dan Palembang, Banten dan Jawa Barat," kata Tito di gedung Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (20/7) malam.

"Ini kerjaan besar yang sudah enggak lama lagi," tambahnya.

Selain Asian Games, Tito juga menyebut ada lagi pekerjaan untuk Iriawan seperti World IMF dan juga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat dan juga Jawa Timur.

"Ada juga World IMF ada 200 negara di Bali, kepala negara hadir. Lalu pemilu. Tugas terbesar Jakarta (pilkada) sudah lewat, sudah dilalui beliau. Tahun depan ada 171 Pilkada, Jabar, Jatim, semua itu lah daerah-daerah yang penduduk padat," ujarnya.

Karena itulah, Tito sangat memerlukan jasa Iriawan menjadi Asisten Operasi Kapolri. "Saya memerlukan beliau untuk membantu saya di posisi yang lebih menantang," ucapnya.

"Meskipun paling tidak beliau menyusun langkah-langkahnya apalagi asisten operasional adalah salah satu deputi keamanan untuk Asian Games itu," pungkas Tito. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini