Ini alasan anggota TNI di Bandung divonis penjara seumur hidup

Senin, 16 Mei 2016 18:34 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Ini alasan anggota TNI di Bandung divonis penjara seumur hidup Anggota TNI narkoba di Bandung. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Koptu RA, anggota TNI AD divonis penjara seumur hidup atas kasus kepemilikan sabu 25 kg. Majelis Hakim Kolonel CHK Marwan Suliandi menyebut, perilaku terdakwa yang ada dalam kesatuan pasukan tempur, tidak seharusnya memiliki barang haram.

Justru aparat seharusnya menjadi pelopor pencegahan narkoba. Terdakwa justru di sini menentang perintah atasan di mana pimpinan TNI, Presiden, dan negara menyatakan perang terhadap narkoba.

"Terdakwa melakukan perbuatan dengan mengorbankan jati diri. Terdakwa mencari keuntungan dan tidak layak serta tidak pantas menjadi anggota TNI," ujar Marwan dalam pembacaan vonisnya di Pengadilan Militer II-09 Bandung, Senin (16/5) sore.

Vonis yang diterima RA ini lebih berat ketimbang tuntutan Oditur Militer Mayor CHK Y Gutubela. Oditur Militer menuntut Koptu RA dengan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Oditur Militer meyakini terdakwa melanggar dakwaan primer, yakni pasal 114 ayat (1) UU No 35 tahun 1999 tentang Narkotika.

"Kami tidak sependapat (dengan tuntutan) dan kami perberat," tandasnya.

Atas putusan itu, Koptu RA memutuskan pikir-pikir atas vonisnya tersebut. Sedangkan Oditur Militer menyatakan menerima atas putusan hakim tersebut. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. TNI Narkoba
  2. Kasus Narkoba
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini