Ingin Masuk Jakarta, 13 Travel Gelap Diamankan di Depok

Selasa, 2 Juni 2020 19:01 Reporter : Nur Fauziah
Ingin Masuk Jakarta, 13 Travel Gelap Diamankan di Depok 13 Travel Gelap Diamankan di Depok. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Sebanyak 13 kendaraan travel gelap diamankan petugas. Dalam kendaraan tersebut terdapat puluhan penumpang yang hendak menuju Jakarta. Mereka yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat itu tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

"Kita mengamankan sekitar 13 kendaraan travel yang ingin masuk Jakarta," kata Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj di Polrestro Depok, Selasa (2/6).

Para penumpang itu kemarin keluar kota sebelum ada larangan mudik. Lalu sekarang mereka hendak balik ke Jakarta ketika ada larangan arus balik. Mereka terjaring razia tim gabungan Patroli Biru di beberapa cek point di Depok.

"Awal sebelum ada larangan mudik mereka sudah pergi dan sekarang ada larang balik, mereka sudah kembali, tapi belum saatnya meski nanti akan dibuka namun saat ini belum saatnya karena maish dalam bentuk kontrol dan pengendalian virus Corona," paparnya.

Modus yang dilakukan para penumpang agar bisa masuk ke Jakarta adalah dengan menyewa kendaraan pribadi menjadi travel gelap. Agar terhindar dari petugas, mereka berangkat pada malam hingga dinihari.

"Mereka menyewa mobil secara berkelompok. Mereka berangkat dini hari untuk mengelabui petugas yang di lapangan dan melewati jalur yang tak biasa. “Jadi mereka bukan lewat jalan utama," tambahnya.

Untuk menghindari petugas, pengemudi menghindari jalur utama dengan melewati jalur tikus dan tidak melewati Pantura. Pengemudi memilih untuk mengambil jarak yang lebih jauh agar terhindar dari patroli petugas gabungan Patroli Biru yang terdiri dari Polrestro Depok, Kodim 0508/Depok, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Depok.

"Mereka melambung dulu melalui Sukabumi, Cianjur, Jonggol dan ketika akan masuk Bogor mereka belok lagi. Tapi kita sudah memasang anggota di sana dan patroli. Dari sini bukan hanya pelanggaran peraturan saja tapi kesadaran untuk sama-sama menjaga kesehatan satu sama lain," ungkapnya.

Kini 13 kendaraan travel itu diamankan di Polrestro Depok. Pengemudi dikenakan Pasal 308 UU No 2 tahun 2009. Selain itu petugas juga memutarbalikkan arah 324 kendaraan yang melanggar ijin trayek dan PSBB.

"Menyalahi aturan trayek dimana ancamannya adalah kurungan dua bulan atau denda Rp500 ribu," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini