Indonesia-Laos teken MoU penanganan narkoba hingga soal pertahanan

Kamis, 12 Oktober 2017 14:17 Reporter : Supriatin
Indonesia-Laos teken MoU penanganan narkoba hingga soal pertahanan Presiden Jokowi menyambut PM Laos Thongloun Sisoulith di Istana Bogor. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith meneken Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) penanganan penyalahgunaan obat-obatan dan perdagangan narkotika secara ilegal. Jokowi berharap MoU tersebut segera ditindak lanjuti.

"Saya berharap MoU kerja sama pengawasan dan obat dapat segera ditindak lanjuti," ucapnya saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (12/10).

Selain itu, Jokowi dan Thongloun meneken Mou soal Pendidikan dan Kebudayaan. Jokowi mengaku siap menyambut baik pelajar dari Laos yang akan menempuh pendidikan di Indonesia.

"Dalam kerja sama sosial budaya, saya meyakinkan PM Thongloun bahwa Indonesia senantiasi berkomitmen untuk mendukung Laos dalam program peningkatan kapasitas," kata dia.

Mantan Wali Kota Solo ini menuturkan, Indonesia dan Laos juga sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan.

"Indonesia siap menyediakan produk-produk yang berkualitas seperti pesawat dan alat utama sistem pertahanan sesuai dengan yang diperlukan Laos," ujar dia.

Lebih jauh, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di sektor perdagangan dan investasi. Sejumlah sektor perdagangan dan investasi yang dapat terus didorong antara lain di bidang energi, pertambangan, pupuk dan pertanian.

"Investor Indonesia sangat tertarik menanamkan modal di bidang pupuk dan pertambangan dan saya mengharapkan kiranya rencana ini dapat segera direalisasikan," pintanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengapresiasi delegasi bisnis yang diboyong Thongloun Sisoulith ke Istana Kepresidenan Bogor. Jokowi yakin pertemuan bisnis ini akan memperkuat upaya peningkatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

"Hubungan bilateral yang sangat baik antara kedua negara selama 60 tahun dan di masa yang akan datang harus dapat dinikmati oleh masyarakat kedua negara. Karena itu kita akan terus meningkatkan kerja sama demi kemakmuran masyarakat kedua negara," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini