Indonesia kirim pasukan Zeni TNI dan beri USD 5 juta ke Fiji

Kamis, 31 Maret 2016 11:32 Reporter : Faiq Hidayat
Indonesia kirim pasukan Zeni TNI dan beri USD 5 juta ke Fiji Luhut di Dialog Deradikalisasi Bahaya Radikalisme Agama. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Dalam membangun sebuah negara, selain demokrasi, diperlukan juga kedisiplinan.


- Luhut Panjaitan

Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Pandjaitan melakukan kunjungan ke negara Fiji pada hari Kamis (31/3). Luhut melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Josaia Bainimarama di kantor Perdana Menteri di Suva.

Pada kesempatan ini, Luhut menyampaikan duka cita dari pemerintah RI kepada PM Bainimarama atas peristiwa badai Winston yang terjadi pada bulan lalu, yang menewaskan 19 orang dan menghancurkan sebagian negara tersebut.

Menko Luhut menyampaikan kepada PM Fiji, pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan kepada negara itu sebesar USD 5 juta dan satu kompi zeni TNI yang akan membantu pembangunan kembali kerusakan di wilayah Queen Victoria.

Setelah bertemu PM Bainimarama, Menko Luhut bertemu dengan Menteri Pertanian, Pemukiman, Maritim dan Penanggulangan Bencana, Ina Seruiratu.

Kepada media, usai pertemuan tersebut Menteri Luhut menyampaikan kekagumannya kepada PM Bainimarama yang dengan cepat merespons bencana topan Winston.

"Saya yakin dengan kepemimpinan PM Bainimarama, Fiji dapat pulih dengan cepat dan membangun kembali negara Anda. Dengan latar belakang militer beliau, ia bisa menerapkan kedisiplinan. Dalam membangun sebuah negara, selain demokrasi, tentunya demokrasi yang sesuai dengan budaya dan lingkungan kita, diperlukan juga kedisiplinan," ujar Menteri Luhut menjawab pertanyaan media setempat.

Menteri Seruiratu, menghargai bantuan yang ditawarkan Indonesia. Ia mengatakan kedua negara mempunyai karakter alam yang sama dan berharap dapat belajar dari Indonesia dalam pembangunan kembali.

"Selain dapat belajar dari pengalaman Indonesia, kami juga ingin belajar banyak tentang teknologi dalam penanggulangan bencana. Kami memperluas kerjasama dengan Indonesia seperti di bidang pertanian, bidang yang cukup penting untuk kedua negara, juga dalam bidang pembangunan pemukiman. Kami berharap bantuan ini akan membuat hubungan kedua negara semakin erat dan berkelanjutan," kata Menteri Seruiratu.

Menteri Luhut mengatakan, Indonesia ingin lebih serius memperhatikan wilayah Pasifik Selatan.

"Seperti kita ketahui dalam sepuluh tahun terakhir kami tidak terlalu memberikan perhatian pada tetangga kami di timur ini. Dengan kedatangan saya, Indonesia ingin menunjukkan bahwa perhatian yang lebih besar dan ingin hadir lebih sering lagi di sini," kata Menko Luhut.

Di saat yang bersamaan, Ketua KPU Husni Kamil Manik melakukan penandatanganan kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Fiji dalam Manajemen Pemilihan Umum.

Menko Polhukam dan rombongan menghadiri jamuan makan siang yang diselenggarakan Menteri Seriratu dan bersama rombongan akan meninggalkan Suva menuju Port Moresby, Papua Nugini pada petang harinnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini