Indonesia darurat pelecehan seksual, guru cabuli 10 bocah di Bekasi

Sabtu, 21 Mei 2016 13:16 Reporter : Adi Nugroho
Indonesia darurat pelecehan seksual, guru cabuli 10 bocah di Bekasi Pelaku pelecehan 10 bocah di Bekasi. ©2016 Merdeka.com/Adi Nugroho

Merdeka.com - Seorang guru berinisial JF (53), ditangkap aparat Unit PPA Polresta Bekasi Kota. Pasalnya, guru salah satu di SMA di Jakarta tersebut diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak di bawah umur di Perumahan Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna mengatakan, tersangka JF ditangkap di rumahnya pada Kamis malam, (19/5) di rumahnya tanpa memberikan perlawanan. Penangkapan berdasarkan laporan warga, S, yang karena anaknya, AB (12) menjadi korban pencabulan pelaku.

"Tersangka masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit PPA Polresta Bekasi Kota," kata Evi di Bekasi, Sabtu (21/5).

Evi menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan korban, modus yang dilakukan tersangka ialah memanggil calon korbannya ketika melintas di depan rumah untuk diajak masuk ke dalam.

"Pelaku memanggil korban lalu dirayu agar masuk ke dalam rumah. Setelah di dalam rumah, pelaku melakukan pelecehan seksual kepada korban," kata Evi.

Menurut dia, berdasarkan pengakuan pelaku, selama ini sudah ada sekitar 10 orang korban pelecehan seksual. Rata-rata usia korban sekitar 12 tahun. Agar korban bersedia dicabuli, pelaku memberikan iming-iming sejumlah uang.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka mendekam di sel tahanan Polresta Bekasi Kota. Dia terancam dijerat dengan pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, ancamannya 15 tahun penjara. [tyo]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini