Imbas Penusukan Pelajar, PTM Sekolah di Bogor Ditangguhkan Dua Pekan

Selasa, 12 Oktober 2021 18:49 Reporter : Aksara Bebey
Imbas Penusukan Pelajar, PTM Sekolah di Bogor Ditangguhkan Dua Pekan Belajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kasus penusukan antar pelajar yang menimbulkan korban tewas di Bogor membuat penangguhan pembelajaran tatap muka (PTM). Kebijakan itu dilakukan agar suasana kembali kondusif.

Diketahui, RA (18) dan ML (17) ditangkap polisi karena diduga membunuh RM (17) dengan cara ditusuk menggunakan benda tajam. Peristiwa tersebut dilatarbelakangi dendam karena tersangka pernah dipukul oleh korban.

Para tersangka dijerat Pasal 80 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara. Akibat peristiwa tersebut PTM di SMAN 7 Bogor dan SMAN 6 ditangguhkan karena ketiga pelajar bersekolah disana.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Dedi Supandi menyatakan kebijakan penangguhan PTM di dua sekolah itu berlangsung selama dua pekan ke depan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa permasalahan ini bukan karena pemberlakuan PTM.

"Bukan PTM yang menjadi akar masalahnya, jadi bukan karena PTM terus siswa saling tusuk dan tawuran, justru kejadiannya sebelum PTM, tapi karena kejadian itu dikhwatirkan terjadi pemahaman atau kondisi (gesekan) antarsekolah, maka kita memberlakukan SMAN 6 dan SMAN 7 ditangguhkan PTM nya selama dua pekan," kata Dedi, Selasa (12/10).

Setelah masa penangguhan berakhir, Dinas Pendidikan segera memberikan pengarahan kepada seluruh peserta didik, termasuk menyediakan konseling melibatkan psikolog.

“Kita kerjasama dengan rumah sakit dengan guru psikolog, jadi bimbingan tatap muka pertama di pekan depan kepada siswa terkait kondisi psikologis dan juga pemahaman terhadap Covid-19,” pungkasnya. [ray]

Baca juga:
Sekolah di NTT Diminta Pastikan Penerapan Prokes Selama PTM
Pastikan Keamanan Siswa saat PTM, Sopir Angkot di Medan Wajib Vaksinasi Covid-19
Kepala SDN 03 Jaksel Bantah Kabar Sebut Ada Siswa Positif Covid-19
Kemendikbud Ristek Catat 82,69 Persen Perguruan Tinggi Siap Pembelajaran Tatap Muka
Satgas Covid-19 Imbau Pedagang Jajanan Tak Berjualan Selama PTM di Depok

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini