Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Kamis, 2 Juli 2020 13:14 Reporter : Merdeka
Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding SIdang Imam Nahrawi. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Hakim menjatuhkan vonis 7 tahun penjara akibat kasus suap dan gratifikasi.

"KPK menyatakan sikap untuk mengajukan upaya hukum Banding terhadap putusan Majelis Hakim perkara atas nama terdakwa Imam Nahrawi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri lewat keterangan tertulis, Kamis (2/7).

Ali melanjutkan, upaya banding ditempuh KPK karena menilai putusan hakim belum memenuhi rasa keadilan. Sebelumnya, jaksa KPK menuntut Imam dengan 10 tahun penjara.

"Ini belum memenuhi rasa keadilan," tegas Ali.

Selain hukuman bui, vonis ganti rugi kerugian negara juga dinilai KPK tak sesuai jumlahnya dengan tuntutan. Vonis hakim diketahui memiliki selisih angka hingga Rp1 Miliar.

"Banding KPK juga mengenai hal adanya selisih jumlah uang pengganti yang dibebankan kepada terdakwa," jelas Ali.

Ali menyatakan, Jaksa KPK telah menguraikan detil alasan banding tersebut di dalam memori banding yang segera disusun dan diserahkan kepada Pengadilan Tinggi Jakarta melalui PN Jakarta Pusat.

"KPK berharap Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta akan mengabulkan permohonan banding Jaksa KPK," Ali menandasi.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini