IGD RSUD Putussibau Ditutup Menyusul Kematian Pasien Covid-19

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:32 Reporter : Dedi Rahmadi
IGD RSUD Putussibau Ditutup Menyusul Kematian Pasien Covid-19 Simulasi vaksinasi Covid-19 di Depok. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Instalasi gawat darurat (IGD) dan dua ruangan lain di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, ditutup sementara menyusul kematian seorang pasien COVID-19.

Selain itu, pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19 dilakukan pada seluruh petugas yang pernah berhubungan dengan pasien tersebut.

"IGD tutup sambil menunggu hasil sampel swab tenaga medis yang sebelumnya pernah kontak langsung dengan pasien," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Nazaruddin di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (24/10).

"Jadi untuk sementara layanan IGD tutup dan dialihkan ke Puskesmas Putussibau Utara dan Puskesmas Putussibau Selatan," ia menambahkan.

Ia menuturkan bahwa pasien COVID-19 yang meninggal dunia tercatat masuk ke IGD RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau pada 18 Oktober 2020 dengan keluhan lemas dan tidak nafsu makan.

Pasien itu dirawat di RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau selama tiga hari dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Ade Mohammad Djoen Sintang namun meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan pada Rabu (21/10) dini hari.

Pasien tersebut merupakan pejabat BRI Cabang Putussibau, yang sekitar satu bulan lalu diketahui melakukan perjalanan dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Nazaruddin mengatakan, semua tenaga medis dan orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien tersebut diambil sampel usap hidung dan tenggorokannya untuk diperiksa. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini