IDI Papua Siapkan Pendampingan untuk Pemulihan Psikis Nakes Korban KST di Kiwirok

Minggu, 26 September 2021 17:37 Reporter : Ronald
IDI Papua Siapkan Pendampingan untuk Pemulihan Psikis Nakes Korban KST di Kiwirok TNI Evakuasi 10 Korban Penyerangan KKB di Kiwirok. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - IDI Papua terus melakukan pendampingan terhadap sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) pascapenyerangan yang dilakukan Kelompok Separstis Teroris (KST/KKB). Diketahui, dalam penyerangan yang dilakukan KST di Distrik Kiwirok, membuat satu orang Nakes atas nama Gabriela Meilani (22) meninggal dunia dan Nakes lainnya mengalami luka-luka.

"IDI Papua saat ini terus mendampingi para tenaga kesehatan korban penyerangan tersebut dalam penanganan pemulihan secara fisik dan psikis," kata Ketua IDI Papua, dr Donald Aronggeardalam keterangannya, Minggu (26/9).

Jenazah Gabriela Meilani sudah dimakamkan di pemakaman umum Tanah Hitam di Jayapura, setelah jasadnya berhasil dievakuasi oleh personel TNI-Polri.

IDI Papua menyampaikan terimakasih pada TNI-Polri yang telah membantu proses evakuasi. IDI juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah seorang anggota TNI-Polri yang tewas saat proses evakuasi jenazah.

Donald melanjutkan, Nakes yang bekerja di Papua tak hanya harus berhadapan dengan risiko Covid-19 saja. Mereka juga harus siap mental dari gangguan keamanan.

"Kami (IDI Papua) menyadari bahwa di masa pandemi ini, selain risiko infeksi Covid-19, tenaga kesehatan yang bertugas di Papua juga memiliki beban kerja yang berbeda serta mengalami risiko kesehatan dan keselamatan kerja lain yang bersifat biologis, fisik, maupun psikososial, namun keselamatan seluruh Tenaga Kesehatan yang berperan memberikan pelayanan kesehatan merupakan prioritas bagi negara," jelasnya.

Serangan terhadap fasilitas dan layanan kesehatan di Puskesmas Kiwirok tidak hanya mengorbankan tenaga kesehatan, namun juga menghilangkan sarana dan hak masyarakat setempat yang membutuhkan bantuan atau penanganan medis dan kesehatan.

Dia menegaskan, hingga saat ini masyarakat di wilayah pedalaman Papua terutama di Pegunungan Bintang masih membutuhkan pelayanan dan penanganan masalah kesehatan.

"Namun agar para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan tenang dan maksimal, IDI Papua meminta jaminan keamanan dan keselamatan pada saat mereka bertugas agar mereka dapat melayani masyarakat setempat dengan baik," tutupnya. [noe]

Baca juga:
Serangan KST Ke Puskesmas Kiwirok Disebut Pelanggaran HAM dan Hukum Internasional
Komnas HAM Jadi Mediator Pemulangan Gerald Sokoy dari Markas TPNPB
Ketua IDI Papua Ungkap Kondisi Nakes Selamat Usai Penyerangan KST di Kiwirok
PPNI Berencana Adukan Kejadian Teror di Kiwirok Papua ke Internasional
Komnas HAM Dorong IDI Hingga Masyarakat Bersuara di Kancah Internasional Soal KST
ASN Jadi Pemasok Senjata KST Papua, Diduga karena Motif Bisnis atau Ideologi
Sudah Sisir Distrik Kiwirok, Polisi Belum Temukan Tenaga Kesehatan Gerald Sokoy

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini