Identitas Pemilik Mobil Camry yang Langgar PSBB dan Adu Fisik dengan Petugas

Kamis, 21 Mei 2020 13:16 Reporter : Erwin Yohanes
Identitas Pemilik Mobil Camry yang Langgar PSBB dan Adu Fisik dengan Petugas Habib Cek Cok dengan Petugas. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Viralnya video seorang pria yang melawan petugas saat dihentikan lantaran diduga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, menguak teka-teki siapa pemilik mobil dengan plat nomor cantik N 1 B tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid) Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, sesuai dengan data yang dimiliki oleh Ditlantas Polda Jatim, mobil dengan plat nomor cantik N 1 B tersebut atas nama Umar Abdullah Assegaf.

Mobil tersebut, diketahui berjenis sedan dengan tipe Toyota Camry dan berwarna hitam metalik. Mobil tersebut diketahui keluaran pabrik pada tahun 2016 lalu.

"Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Jatim, mobil dengan plat nomor N 1 B tersebut adalah atas nama Umar Abdullah Assegaf, jenis sedan, tipe Toyota Camry, warna hitam metalik-2016," ujarnya, Kamis (21/5).

Lalu siapakah Umar Abdullah Assegaf, yang memiliki mobil dengan plat nomor cantik tersebut? Informasi yang dihimpun menyebutkan, ia merupakan Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan. Habib Umar demikian disapa, juga merupakan pimpinan Yayasan Maulid Watta’lim Roudhotus Salaf.

Sebelumnya, seorang pria yang mengenakan baju gamis serba putih hendak nekat menerobos masuk kota Pahlawan melalui pintu tol exit satelit Surabaya. Dalam video yang viral di media sosial, Ia terlihat sempat adu pukul dengan petugas gabungan yang memintanya untuk putar balik.

Insiden bermula ketika petugas menghentikan mobil tersebut yang melaju dari arah Malang dan keluar di Exit Tol Satelit Surabaya. Petugas melakukan pemeriksaan karena pelat mobil adalah N (Pasuruan), bukan L (Surabaya) dan W (Sidoarjo atau Gresik).

"Kedua, sopir tidak menggunakan masker. Ketiga, kapasitas (jumlah penumpang) melebihi empat orang," kata Kabid Humas Polda Jatim Trunoyudo.

Karena diketahui melanggar aturan PSBB yang berlaku di Kota Surabaya, maka petugas gabungan pun meminta pengemudi dan pemilik mobil agar berputar balik. Trunoyudo mengaku petugas sudah meminta pemilik mobil berputar dengan cara baik-baik. Namun, cara humanis petugas direspons oleh pria bergamis itu dengan kata-kata kasar. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini